search tickets in here

Masyarakat Korowai tagih janji Kemenkes

Team Terpadu dari Jakarta bersama Team Dinas Kesehatan Provinsi Papua
 saat berkunjung ke Korowai beberapa waktu lalu – Jubi/Agus Pabika.
Jayapura  – Komunitas Peduli Kemanusiaan Daerah Terpencil (KOPKEDAT) Papua menagih janji Kementerian Kesehatan yang sempat melakukan survei ke Korowai 2017 silam. Ketua Komunitas Peduli Kemanusiaan Daerah Terpencil (KOPKEDAT) Papua, Yan Akobiarek mengatakan, hingga saat ini tak ada utusan Kementerian yang datang ke Korowai untuk merealisasikan janji.
“Yang memicu kedatangan mereka adalah “kasus Puti Hatil” mungkin sebagian kita tau si anak Korowai yang malang Luka di Pipi dan Bolong besar menjadi perhatian pemerintah pusat,” kata Yan kepada Jubi, Jumat (28/6/2019).
Yan Akobiarek mengatakan, saat ini masyarakat sangat membutuhkan pelayanan kesehatan yang memadahi. Utamanya wilayah Danowage dan Brukmakot yang terletak di dataran hutan rimba.
“Saya pikir tim terpadu ini setelah mereka balik ke Jakarta akan ada perubahan intervensi besar begitu? Tapi sampai saat ini belum juga ada perubahan yang signifikan, harapan saya kedepan kiranya Presiden yang baru dan Gubernur Papua yang kitong (kita) orang Papua sudah pilih bapak Lukas Enembe bisa mengakomodir bagian ini,” kata Yan.
Sementara itu mama Perin Lambe, Istri dari penginjil Jimmy Weyato sebagai kader di Danowage meminta kepada Gubernur Papua dan Presiden terpilih untuk memperhatikan pentingnya kesehatan di pedalaman Papua. (*) Editor: Edho Sinaga

Post a Comment

0 Comments