search tickets in here

1 Desember, Jangan Memperpanjang Dugaan Pelanggaran HAM

Legislator Papua, Laurenzus Kadepa (kanan) saat bertemu
Kapolda Papua, Irjen Pol Martuani Sormin belum lama ini
 - Dok pribadi untuk Jubi
Jayapura - Anggota komisi bidang pemerintahan, politik, hukum dan HAM DPR Papua, Laurenzus Kadepa berharap, 1 Desember 2018 tidak terjadi peristiwa yang dapat memperpanjang dugaan pelanggaran HAM di tanah Papua, mengingat setiap tahunnya pada tanggal itu dijadikan sejumlah pihak di Papua sebagai hari peringatan kemerdekaan Papua. 
Untuk itu ia berharap aparat kepolisian tidak berlebihan saat melakukan pengamanan, 1 Desember mendatang.
"Kalau penanganan secara berlebihan atau represif pasti akan menambah deretan pelanggaran HAM, justru nama negara menjadi taruhan," kata Kadepa kepada Jubi, Senin (26/11/2018).
Apalagi menurutnya, 1 Desember bagi umat Kristiani juga sebagai "gerbang" Natal, sehingga pihak kepolisian jangan melihat semua aktivitas pada tanggal itu sebagai kegiatan politik.
"Perayaan 1 Desember oleh orang asli Papua bukanlah hal baru, namun sudah dilakukan sejak 1961 lalu. Penangannya tak perlu berlebihan, meski sudah menjadi tugas kepolisian mengamankan situasi di masyarakat," ujarnya.
Sementara Kepala Kantor Komnas HAM Perwakilan Papua, Frits Ramandey mengatakan, pihaknya yakin para tokoh Organisasi Papua Merdeka (OPM) di sejumlah wilayah akan memperingati 1 Desember tahun ini dengan cara damai.
Katanya, sepekan lalu ia berkomunikasi dengan beberapa tokoh OPM di Papua dan mereka (tokoh OPM) itu menyatakan tak ingin ada korban pada tanggal tersebut.
"Paling tidak ada empat pimpinan OPM menyatakan tak akan menggunakan kekerasan. Namun saya tidak bisa sebut nama mereka karena mereka cukup berpengaruh di wilayahnya masing-masing," kata Ramandey.
 Menurutnya, beberapa tokoh OPM tersebut ada di Jayapura, Teluk Cenderawasih, Mamberamo, Timika dan di Lanny.
"Dari komunikasi lepas saya dengan beberapa faksi di Sorong, Papua Barat mereka juga memberikan jaminan itu," ucapnya. (*)

Post a Comment