Ada Kekuatan Besar di Balik Keberadaan Masyarakat Adat

5:27:00 AM
Bupati Jayapura saat memberikan sambutan dalam satu kegiatan
di aula lantai II kantor Bupati Jayapura - Jubi/Engel Wally
Sentani – Kata-kata yang ditulis oleh seorang Missionaris, Samuel I.S Kijne, di atas batu peradaban di Miyei Wasior Kabupaten Teluk Wondama Papua Barat secara perlahan-lahan akan tergenapi.
Bupati Jayapura, Mathius Awoitauw, mengatakan apa yang tertulis di atas batu peradaban ini sangat penting bagi masyarakat Papua secara umum dan masyaakat di Kabupaten Jayapura khususnya.
“Dibalik kebangkitan dan keberadaan masyaraka adat, ada kekuatan besar di dalamnya. Tidak mungkin orang luar akan datang untuk membantu dan membangun tempat kita kecuali masyarakat adat di kampung itu sendiri,” jelas Mathius Awoitauw, di Sentani, Minggu (9/9/2018).
Dikatakan, Sumber Daya Alam (SDA) yang dimiliki oleh masyarakat adat sangat melimpah dan tidak akan habis-habisnya. Sekarang bagaimana kita mempersiapkan diri untuk bersinergi untuk pembangunan di kampung.
“Pembangunan harus berjalan sampai di kampung-kampung tanpa mengabaikan hak-hak masyarakat adat. Masyarakat yang harus bersinergi dan membuka diri untuk proses pembangunan tersebut dengan melibatkan diri secara aktif dan berperan secara langsung di dalamnya,” kata Bupati Awoitauw.
Pelaksana tugas Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat Kampung (DPMK) Kabupaten Jayapura, Elisa Yarusabra, mengatakan pemerintah daerah dengan Alokasi Dana Kampung (ADK), Alokasi Dana Desa (ADD), serta Prospek yang setiap tahun dikucurkan ke setiap kampung merupakan wujud perhatian yang secara kontinu berjalan.
“Karena ketika anggaran ini turun ke kampung sudah menjadi hak dan tanggung jawab masyarakat kampung. Tinggal bagaimana masyarakat memanfaatan anggaran tersebut dengan semaksimal mungkin,” ujarnya. (*)

Share this

Related Posts

Latest
Previous
Next Post »