Berita

Oknum Polisi Ancam Bunuh Wartawan Dengan Senjata Laras Panjang

Polisi dari Kepolisian Resort Mimika tampak mengamankan lokasi
 tempat oknum polisi berinisial DS mengamuk dan memaki-maki wartawan - IST
Jayapura - Oknum polisi berisial DS alias Daniel membawa senjata laras panjang yang biasa digunakan untuk tempur di medan tugas, mendatangi lokasi tongkrongan wartawan di Timika, Kabupaten Mimika, Provinsi Papua, untuk mengancam akan membunuh para kuli tinta itu.
Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan, oknum aparat yang seharusnya bertugas di Tembagapura itu, mendatangi tepat tongkrongan yang terletak di Jalan Budi Oetomo, Timika, itu pada Rabu dini hari sekitar pukul 00.30 WIT.
Ia datang seorang diri tanpa pakaian dinas, hanya menggunakan baju kaos dan celana pendek, lalu mengeluarkan kata-kata tidak terpuji, memaki wartawan dan menciderai profesi wartawan.
Saat itu, dua orang anggota polisi dan tiga orang wartawan serta beberapa warga yang sedang tongkrong berupaya melerainya.
Oknum polisi Daniel itu kemudian pergi dan kembali lagi setelah 30 menit kemudian, namun membawa senjata laras panjang disertai amunisi.
Setelah puas memaki-maki wartawan, dia pergi dan sekitar pukul 02,00 WIT ia kembali sambil membawa senso (Chainsaw) kemudian merusak bangku dan meja di tempat tongkrongan itu.
Beruntung, saat aksi ketiga itu wartawan dan warga yang nongkrong di warung tersebut sudah pulang sehingga tidak terjadi kejadian yang fatal.
Waka Polres Mimika Kompol Arnolis Korowa yang dihubungi wartawan dari Kota Jayapura mengaku sedang di lokasi kejadian bersama sejumlah personil dan rekan wartawan.
"Aman, kami lagi di lokasi. Oknum yang diduga lakukan hal yang tidak pantas sedang dicari provost," kata Arnolis yang juga mantan Kapolsek Abepura itu.
Kabid Humas Polda Papua Kombes Pol AM Kamal yang dikonfirmasi terkait hal itu mengatakan bahwa yang bersangkutan tengah dicari oleh provost.
"Saya sudah telp Kapolres Mimika pada jam 07.00 WIT untuk segera selesaikan. Pak Waka Polres dan beberapa teman sudah dilokasi untuk menyampaikan permohonan maaf Kapolres dan segera lakukan perbaikan," katanya. (*)

About Karoba News

Powered by Blogger.