Berita

Lima Kabupaten Ini Diminta Perhatikan Pendidikan di Korowai

Ilustrasi anak-anak Korowai yang sedang belajar di sekolah darurat - IST
Jayapura - Dinas Pendidikan Provinsi Papua minta sejumlah pemerintah kabupaten (pemkab), Boven Digoel, Yahukimo, Pegunungan Bintang, Asmat, dan Mappi memperhatikan pendidikan di Korowai. Lima daerah itu berdekatan dengan Korowai yang selama ini tertinggal di Papua.
"Dalam waktu dekat kami akan mengundang lima kabupaten terdekat dengan Korowai guna membahas sekaligus mencari solusi penanganan pendidikan di Korowai," kata Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Papua, Elias Wonda, di Jayapura, Jumat (1/12/2017).
Menurut Elias, meningkatkan pendidikan di Kowowai membutuhkan proses dan waktu yang tidak sedikit. Untuk itu, diperlukan komitmen dan kerja sama semua pihak, khususnya lima kabupaten yang berada paling dekat dengan daerah itu.
Lima Pemkab itu terdekat dengan daerah korowai dan lebih paham kebutuhan masyarakat setempat. “Makanya kami akan segera bicara bersama, dengan harapan mendatang bisa melahirkan banyak pemimpin dari Korowai dan membangun wilayahnya sendiri," ujar Elias menjelaskan..
Saat ini pemerintah provinsi sudah mengirim enam guru kontrak mengabdi di wilayah itu, sebagai dukungan terhadap masyarakat Korowai. Selain itu juga memberikan buku dan alat tulis bagi para siswa  dengan harapan mampu meningkatkan minat belajar mereka.
"Tentu bantuan tersebut tak akan berhenti sampai disini. Kami harap ke depan akan lebih banyak lagi program yang diturunkan,” katanya.
Ia menyebutkan Gubernur Papua punya komitmen kuat dan telah memerintahkan seluruh Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD) membangun wilayah Korowai.
Sergius Womsiwor, seorang guru di Korowai mengatakan saat ini dirinya menangani 450 siswa, namun tidak pernah mendapat perhatian dari pemerintah daerah.
"Sesungguhnya Korowai menunjukan citra buruk pemerintah Papua dalam dunia pendidikan,” kata Sergius.
Ia mengaku ke Korowai mengajar anak-anak hanya bermodal surat tugas, tanpa uang satu sen pun. “Kenapa kami orang Papua harus menerima semua ini,” kata  Sergius menyayangkan (*)

About Karoba News

Powered by Blogger.