Berita

DPRD Jayawijaya Tuding Aparat Bagikan Selebaran Provokatif

Ratusan botol vodka yang diamankan Polres Jayawijaya-Jubi/Islami
Wamena – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Jayawijaya menduing ada dua aparat yang sengaja memprovokasi masyarakat dengan membagikan selebaran mengatasnamakan KNPB di depan kantor bupati pada 1 Desember 2017.
“Yang melakukan gerakan  seperti itu perlu disikapi dan ditindak tegas, karena kelakukan oknum-oknum ini sangat tidak bertanggungjawab,” kata Ketua Komisi A DPRD Jayawijaya, Herman Pabika kepada wartawan di kantornya, Senin (4/12/2017).
Menurutnya, kedua oknum aparat tersebut harus dimintai keterangan apa maksud dan tujuan melakukan hal itu, karena menurut Pabika masyarakat ingin agar situasi daerah kabupaten Jayawijaya ini selalu aman.
“Jangan bikin gerakan-gerakan yang bisa memicu masalah di daerah ini, jadi kami minta ini harus diselidiki apa maksud aksi tersebut,” ujar pabika menambahkan.
Pada kesempatan yang sama Komisi A, Jimmy Asso menilai tindakan aparat itu menjurus pada aksi adu domba. “Jadi saya harap pimpinannya anggota yang bersangkutan harus mengambil sikap tegas,” kata Jimmy.
Menurut dia, masyarakat Jayawijaya ingin hidup rukun, aman dan damai, apalagi ini sudah menjelang hari raya natal dan tahun baru. Jimmy juga merasa prihatin adanya upaya penyulundupan ratusan botol minimal beralkohol jenis Vodka ke Wamena awal pekan lalu.
“Minuman apa pun bentuknya yang mengandung alkohol tentu itu akan membunuh generasi kita,” katanya.
Ia mengapresiasi kepolisian yang telah mengungkap penyelundupan miras tersebut. (*)

About Karoba News

Powered by Blogger.