Berita

Rakyat Papua Diminta Mencintai Produk Lokal

Pameran pembangunan yang ramai dikunjungi warga - Jubi.Dok
Jayapura - Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal meminta masyarakat di wilayahnya tak malu menggunakan produk asli Papua, seperti noken maupun aksesoris lainnya. Ia menyebutkan saatnya masyarakat belajar dari Mahatma Ghandi dengan gerakan swadesi di India mencintai produk lokal.
“Sehingga menjadikan produk lokal digunakan secara  nasional," kata Klemen saat menutup pekan pembangunan, di Jayapura, Sabtu (25/11/2017) malam.
Klemen minta kepada daerah di Papua mengemas agar penyelenggaraan pekan pembangunan tidak hanya dilakukan di tingkat provinsi saja, melainkan juga dilakukan di tingkat kabupaten dan kota.
"Ke depan even  seperti ini harus digelar secara rutin agar masyarakat tahu apa yang sudah dilakukan pemerintah," ujarnya.
Menurut dia, penggunaan produk lokal bagian dari menjaga pembangunan dengan konteks wilayah adat yang tidak berpusat di satu tempat, tetapi sudah menyeluruh di  Provinsi Papua baik di gunung, lembah-lembah, maupun pesisir Papua.
Dengan demikian ia yakin saat ini Papua berada di fase kemandirian menuju fase kesejahteraan dalam komitmen Papua bangkit, mandiri dan sejahtera. "Kita membangun tentu dengan karakteristik daerah masing-masing,” katanya.
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah yang juga Ketua Panitia Pekan Pembangunan Papua tahun 2017, Muhammad Musaad, menyebut rangkaian pekan pembangunan resmi berakhir sejak dibuka oleh Gubernur Papua pada Selasa (21/11/2017).
“Kehadiran warga masyarakat di pekan pembangunan kali ini cukup tinggi bahkan menyentuh angka 3 ribu orang per hari,” kata Musaad.
Menurut dia, pekan pembangunan itu tidak hanya berbicara mengenai keberhasilan semata, tetapi progres pembangunan yang disajikan data berdasarkan hasil monitoring. (*)

About Roy Karoba

Life for Us
Powered by Blogger.