Berita

Menhan Indonesia Kecam Penggalangan Dukungan Papua Merdeka di Luar Negeri

Ilustrasi TNI (google)
Jakarta - Tidak boleh ada yang mendukung upaya pemisahan Papua dari pangkuan ibu pertiwi menurut Menteri Pertahanan (Menhan) Ryamizard Ryacudu. Oleh karena itu, siapapun yang memberikan dukungan separatisme Papua harus dikecam.
"Tidak boleh itu, tidak benar," ujarnya kepada wartawan di kantor Kementerian Koordinator Bidang Politik, Hukum dan Keamanan (Kemenkopolhukam), Jakarta Pusat, Selasa (28/11/2017).
Mantan Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD) itu menegaskan, bahwa pemerintah siap mengambil tindakan tegas, untuk menjaga kedaulatan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI).
Sekalipun pendukung separatisme Papua adalah kelompok-kelompok di luar ngeri, menurut Menhan pemerintah juga akan mengambil sikap serupa.
"Tidak boleh itu (terjadi), tidak benar itu," katanya.
Upaya separatisme di Papua tidak hanya dilakukan oleh kelompok bersenjata di Papua, yang beberapa pekan lalu sempat melakukan penyanderaan terhadap ratusan warga di desa Binti dan Kimbley, di Tembagapura, Mimika, Papua. Upaya tersebut juga dilakukan oleh sejumlah pihak di luar ngeri.
Di saat yang bersamaan ekskalasi kekerasan oleh kelompok bersenjata meningkat, di sejumlah negara digelar acara-acara penggalangan dukungan untuk separatisme Papua. Bahkan sejumlah kepala negara-negara Melanesia, sudah menyatakan dukungannya terhadap separatisme Papua.


About Roy Karoba

Life for Us
Powered by Blogger.