Berita

DPR Papua Bentuk Pansus Tembagapura

Ilustrasi demo mahasiswa dan pemuda Papua di halaman kantor DPR Papua yang
 menuntut tutup Freeport dan mendesak DPR Papua membentuk pansus - Jubi/Arjuna
Jayapura - Ketua DPR Papua, Yunus Wonda mengatakan, pihaknya telah membentuk Panitia Khusus (Pansus) Tembagapura, Kamis (23/11/2017) malam. 
"Kami sudah membentuk dua pansus, Pansus Pemilihan Gubernur Papua, 2018 dan Pansus Tembagapura," kata Yunus Wonda akhir pekan lalu.
Menurutnya, Pansus Tembagapura akan turun ke Distrik Tembagapura, Kabupaten Mimika mencari tahu, mengumpulkan data, dan mengkaji semua kejadian di wilayah itu belakang ini. 
"Akan dikaji semua, keadaan dan kondisi di sana. Ini juga terkait aspirasi mahasiswa dan pemuda kemarin. Tapi kami lebih pada bagaimana menyelamatkan masyarakat Papua di sana. Kita bicara masalah kemanusiaan. Itu tujuan utama kami," ujarnya.
Untuk Pansus Pilgub kata Wonda, akan melakukan tahapan awal dalam pelaksanaan Pilgub Papua, 2018. Salah satunya membuka pendaftaran, melakukan verifikasi administrasi bakal calon gubernur dan wakil gubernur. 
Pansus Pilgub kemudian menyerahkan berkas bakal calon gubernur dan wakil gubernur ke Majelis Rakyat Papua (MRP) untuk verifikasi orang asli Papua. 
"Kami minta KPU sama-sama mendorong, karena yang menyerahkan berkas pasangan bakal calon gubernur dan wakil gubernur Papua ke MRP untuk diverifikasi keasliannya adalah DPRP, bukan KPU," katanya.
Katanya, proses pemilihan ketua Pansus Tembagapura dan Pansus Pilgub akan dilaksanakan, Senin (27/11/2017). (*) 

About Roy Karoba

Life for Us
Powered by Blogger.