Berita

Noken Menjadi ‘Incaran’ Peserta FKMTSI

Penjual noken Papua, Maria Pekey (kanan),
saat memperlihatkan noken kepada pembeli – Jubi/Agus
Jayapura - Rajutan noken Papua menjadi incaran untuk menjadi oleh-oleh para peserta Temu Wicara Nasional (TWNAS) XXVIII Forum Komunikasi Mahasiswa Teknik Sipil Indonesia (FKMTSI). Kegiatan ini berlangsung selama satu minggu, 4-10 September, di Audoturium Universitas Cenderawasi (Uncen) Jayapura.
Event nasional yang diselenggarakan setiap tahun ini dimanfaatkan oleh mama-mama Papua penjual noken. Mereka menjual noken buatannya di halaman depan Audotorium Uncen.
Saat ditemui Jubi, di halaman Auditorium Uncen, Senin (4/9/2017), Gilang, mahasiswa semester empat Universitas Syiah Kuala Aceh, sedang asyik memilih noken untuk dibawa pulang ke kampung halamannya.
“Aku hanya mendengar noken dan melihat di media. Kali ini bisa menyentuh langsung dan ingin membeli biar menjadi oleh-oleh Papua saat pulang nanti,” tuturnya.
Dia menambahkan, selain noken, dia dan teman-temannya yang lain ingin berkunjung ke tempat wisata yang ada di Jayapura dan sekitarnya. Antara lain lainnya melihat keindahan ‘danau love’ di Sentani, perbatasan RI-PNG di Wutung, dan tempat kuliner di Papua.
Sementara itu, Maria Pekey, koordinatar pedagang noken wilayah Abepura, mengatakan dirinya senang karena panitia kegiatan dan Kampus Uncen mengizinkan mereka untuk berdagang dan sekaligus menunjukkan noken hasil kerajinan mereka kepada mahasiswa yang datang mengikuti kegiatan tersebut.
 "Kami harap juga dengan adanya kegiatan ini biar menjadi satu contoh kepada Pemerintah Provinsi Papua agar menyediakan satu ruko atau bangunan untuk mereka berjualan. Terlihat selama ini hasil karya mama-mama Papua yang berjualan noken hampir di sepanjang jalan raya atau mamfaatkan lokasi di depan mall atau toko," katanya.
“Sejak pagi jualan, sudah terjual sebanyak 10 noken. Rajutan gelang sudah dibeli habis. Kami harap pemerintah bisa sedikan juga lokasi yang layak bagi kami dan melibatkan kami dalam iven-iven besar pemerintah,” kata Maria menambahkan . (*)

About Karoba News

Powered by Blogger.