Berita

DPR RI sayangkan rencana pemindahan pembangunan RS vertikal

Ilustrasi Rumah Sakit (doc.jubi)
Wamena – Anggota Komisi IX DPR RI, Robert Rouw, menjadi salah satu orang yang menolak pemindahan lokasi pembangunan rumah sakit vertical ke tengah kota Wamena. Menurutnya, sudah tepat jika lokasi pembangunannya di pinggiran kota atau dekat dengan tempat tinggal masyarakat asli di daerah tersebut.
“Kami sangat mendukung penuh rencana pembangunan rumah sakit vertikal di Kabupaten Jayawijaya yang rencana dibangun di Distrik Muliama, dengan harapan jika dibangunnya rumah sakit oleh kementerian kesehatan itu maka nantinya akan menjadi rumah sakit rujukan bagi masyarakat di wilayah Pegunungan Tengah Papua,” katanya saat melakukan kunjungan kerja di Wamena, pekan lalu.
Robert Rouw menuturkan, pada 29 Juli 2017 mendatang, pihaknya akan kembali ke Wamena bersama anggota komisi dan tim dari kementerian kesehatan. Tujuannya untuk me-finalisasi lokasi pembangunan RS tersebut.
“Harapan saya tidak ada lagi konflik pro kontra soal lokasi, karena masalah jauh di luar kota, memang karena kota ini harus dikembangkan lagi ke pinggiran kota Wamena, jadi tidak terpusat di satu tempat,” katanya.
“Kita harus dukung karena kita diberikan satu fasilitas kesehatan yang sangat memadai dan pemerintah daerah tidak perlu repot-repot lagi, karena langsung dari kementrian, karena prospek kedepan Jayawijaya akan menjadi satu kabupaten yang besar dan maju di wilayah pegunungan,” tambahnya.
Sementara itu, Bupati Jayawijaya, Wempi Wetipo, beberapa waktu lalu menjelaskan pembatalan pembangunan rumah sakit vertikal di Distrik Muliama merupakan keinginan kementerian kesehatan dan dinas kesehatan provinsi Papua.
Alasannya, distrik Muliama dinilai terlalu jauh dari pusat kota, sementara rumah sakit vertikal yang baru direncanakan itu diminta harus di pusat kota, bukan di luar pusat kota.
"Jadi, nanti kita dengan masyarakat berkonsultasi dengan provinsi dan Kementerian Kesehatan supaya mereka (masyarakat) juga dapat jawaban tentang apa yang diinginkan oleh pemerintah pusat tentang rumah sakit tersebut," kata Wempi Wetipo di Wamena, Kamis (1/6/2017). (*)

About Roy Karoba

Powered by Blogger.