Berita

Kapan Tuntaskan Kasus Paniai Berdarah?


Jayapura - Percepatan pembangunan infrastruktur selalu menjadi tema utama kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke tanah Papua. Presiden diminta menuntaskan berbagai kasus pelanggaran Hak Asasi Manusia (HAM) terlebih dahulu, seperti janjinya pada awal pemerintahannya.
“Selamat datang di Tanah West Papua Ir. Joko Widodo, Presiden Republik Indonesia. Kapan bapak ungkap dan selesaikan kasus penembakan empat siswa di Paniai pada 8 Desember 2014? Untuk siapa bapak urus infrastruktur jalan dan jembatan? Sementara aparat keamanan Indonesia menembak mati rakyat yang akan menggunakan jalan dan jembatan itu,” tegas Pendeta Socratez Sofyan Yoman kepada Jubi di Jayapura via selular, Selasa, (9/5/2017.
Yoman mempertanyakan, apakah dengan sering berkunjung dapat menyelesaikan permasalahan Papua?
“Presiden harus menyentuh substansi akar masalah West Papua. Pertama, pelanggaran HAM berat merupakan kejahatan negara selama 53 tahun di West Papua,” tandasnya.
Kedua, marjinalisasi penduduk asli West Papua. Ketiga, status politik West Papua yang tidak jelas,” tegasnya.
Terpisah, Komisioner Komnas HAM Natalius Pigai menilai, kunjungan Jokowi sekian kali ini tidak memiliki kompetensi sosial untuk membangun kepercayaan.
"Selama 2 tahun Presiden Jokowi banyak kali kunjungi kerja ke Papua. Semua kunjungan Presiden Jokowi terkesan tidak memberi manfaat dan hasilnya sampai sejauh ini belum pernah ada kebijakan yang dirasakan secara langsung oleh rakyat Papua," kata Natalius Pigai. (*)

About Roy Karoba

Powered by Blogger.