Aktivis

Bagi Selebaran, Enam Aktivis KNPB Manokwari Ditangkap, Ada Anak Dua Tahun

Ilustrasi Demo KNPB – Dok. Jubi
Jayapura – Sebanyak enam orang aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) Mnukar Manokwari, Papua Barat ditangkap Polres setempat, Jumat (5/5/2017) sekira pukul 15:40 WIT.
Direktur Eksekutif Lembaga Penelitian, Pengkajian dan Pengembangan Bantuan Hukum (LP3BH) Manokwari, Yan Christian Warinussy dalam pesan elektroniknya kepada Jubi, Jumat (5/5/2017) malam mengatakan, informasi yang diperoleh pihaknya dari Alexander Nekenem, Ketua KNPB Mnukwar, enam aktivis KNPB ditangkap Polres Manokwari saat membagi-bagikan selebaran di depan Universitas Papua (Unipa).
Menurutnya, selebaran itu dalam rangka pelantikan pengurus baru KNPB Mnukwar yang direncanakan Sabtu, (6/5/2017) pagi. Mereka yang ditangkap yakni Pdt. Nonit Pahabol, Nowela Misiana (2 tahun), Melkias Beanal, Darians Tabla, Esibet Kobak dan Alex Gombo.
“Saya mendapat telepon dari Advokat Papua, Veronica Koman dari Jakarta. Ia mendapat informasi dari seorang aktivis KNPB Mnukwar di Manokwari kalau ada aktivisnya ditangkap Polres Manokwari hari ini,” katanya.
Katanya, untuk mengetahui kebenaran informasi itu, ia mengutus advokat Theresje Julianty Gasperz ke Polres Manokwari. Informasi dari Theresje Julianty Gasperz menyebut, sempat meminta izin kepada polisi untuk dapat diberi akses menemui para aktivis KNPB tersebut. Namun dia disarankan Kabag Ops Polres Manokwari, Kompol Winarto langsung bertemu dan minta izin Kapolres.
“Namun ketika advokat Yanti Gasperz hendak bertemu Kapolres Manokwari, AKBP. Christian Roni Putra di ruang kerjanya, yang bersangkutan telah pulang. Sehingga tidak jadi bertemu. LP3BH tidak mendapat akses bertemu keenam aktivis yang ditangkap dan ditahan tersebut,” ujarnya.
Namun lanjut dia, dari keterangan dari advokat Yanti Gasperz, ia sempat melihat keenam aktivis KNPB Mnukwar berada di ruang aula Polres Manokwari. Mereka sedang berbincang-bincang dengan Kabag Ops Polres Manokwari.
Kapolres Manokwari, AKBP Christian Roni Putra dikutip suarapapua.com, membenarkan Polres Manokwari mengamankan enam aktivis kNPB. Namun ia tidak menjelaskan mengapa keenam aktivis dan seorang anak berusia dua tahun itu diamankan.
“Betul kami amankan,” katanya singkat menjawab pertanyaan suarapapua.com dari Manokwari.
Sebelumnya, puluhan aktivis KNPB wilayah Sentani, Kabupaten Jayapura, juga ditangkap aparat Polres setempat ketika akan akan menggelar aksi penolakan memperingati aneksasi Papua, 1 Mei 1963, Senin (1/5/2017) di Sekretariat KNPB wilayah Sentani sekira pukul 07:36.
Juru bicara KNPB Pusat, Bazoka Logo ketika itu mengatakan, polisi datang ke Sekretariat KNPB wilayah Sentani memaksa massa yang dikomandoi KNPB setempat membubarkan diri.
“Polisi kemudian menangkap massa yang sudah kumpul di Sekretariat KNPB Sentani. Polisi datang memberhentikan kegitan yang akan dilakukan. Menangkap 200 orang. Dibawah ke Polres Jayapura. 150 orang sudah dipulangkan. 50 orang masih ditahan. 26 orang telah mendapat penyiksaan dari aparat,” kata Bazoka Logo. (*)

Sumber:www.tabloidjubi.com

About Roy Karoba

Powered by Blogger.