Berita

Polisi Akan Segera Tangkap Pembunuh Dua Mahasiswa Unipa Manokwari

Dua mahasiswa UNIPA yang ditemukan tewas bersimbah darah di dekat sungai kali Pami Amban Pantai Kelurahan Amban, Senin (31/10). Keduanya tewas diduga dibunuh residivis kasus pembunuhan – Jubi/cahayapapua.com
Manokwari – Kepolisian Daerah Papua Barat dan Kepolisian Resort Manokwari telah mengantongi pelaku pembunuhan dua mahasiswa Universitas Papua (Unipa) di Amban, Manokwari, Senin, 31 Oktober 2016.

Kepala Polda Papua Barat, Brigjen Pol Royke Lumoa saat dikonfirmasi wartawan mengatakan pihaknya sudah mengantongi identitas pelaku dan segera menangkapnya.

Menurut dia diperkirakan pelaku lebih dari satu orang.

“Pelaku masih di dalam kota Manokwari. Kami berjanji akan menangkap pelaku,” katanya kepada Jubi via seluler, Selasa (1/11/2016).

Korban Agustinus Awun (20), mahasiswa jurusan Teknik Listrik Unipa dan Yasya Tasya Sapulete (19), mahasiswa jurusan Peternakan.

Dua mahasiswa semester III ini ditemukan oleh warga tergeletak bersimbah darah di Pantai Mandopi, Distrik Manokwari Utara, Senin (31/10/2016). Terdapat sejumlah luka di sekujur tubuh korban.

Kejadian ini kemudian dilaporkan warga ke Polsek Amban dan diteruskan ke Polres Manokwari untuk dievakuasi dan diautopsi.

Kapolres Manokwari, AKBP Christian Roni mengatakan, dua jasad tersebut diketahui atas nama Agustinus Awun dan Tasya Sapulete. Ia menduga, keduanya adalah korban pembunuhan, sebab terdapat luka bacok yang cukup parah.

Diduga pelaku menyerang korban dengan menggunakan senjata tajam. Saat ini jasad dua korban tersebut sudah dibawa ke rumah sakit umum daerah setempat untuk dilakukan visum.

“Kami sudah melakukan olah TKP (Tempat Kejadian Perkara), penyelidikan sedang berlangsung untuk mengungkap penyebab kematian korban,” katanya.

Christian optimistis, personilnya segera mengungkap kasus tersebut serta menangkap pelaku untuk mempertanggungjawabkan perbuatanya.

“Anggota masih bekerja dan saya yakin pelaku tertangkap cepat ataupun lambat. Kami bekerja serius, dan saya berharap warga menyerahkan penanganan kasus ini kepada polisi,” ujarnya. (*)

About Roy Karoba

Powered by Blogger.