Berita

MRPB Tuntut Penyelesaian, KOMNAS HAM Papua Bertemu Korban

Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), Vitalius Yunte - cahayapapua.com
Jayapura  - Ketua Majelis Rakyat Papua Barat (MRPB), Vitalius Yunte meminta aparat Penegak Hukum, Komnas HAM dan LSM HAM untuk transparan terkait investigasi insiden di sanggeng Manokwari Papua Barat (26/10) lalu.
Menurutnya keterangannya kepada Jubi Selasa (1/11/2016) di Manokwari, terdapat  beberapa aspek yang perlu digali oleh pihak-pihak bersangkutan sehingga dapat memberikan rasa adil kepada Orang Asli Papua yang menjadi korban pasca bentrok Manokwari tersebut.
"Kadang ini menimbulkan dendam berkepanjangan sehingga harus diberikan rasa kepastian agar ada kepuasan tersendiri bagi pihak-pihak yang dirugikan," kata dia.
Menurut Yumte beberapa faktor yang mampu memberikan rasa adil kepada orang Papua adalah kepastian hukum dan penyelidikan merata.
Sementara itu, Frits Ramandey perwakilan KOMNAS HAM Papua, mengatakan telah berkunjung menemui korban penikaman dan ke rumah duka korban penembakan.
Ramandey mengaku telah memperolah beberapa keterangan terkait penembakan Ones Rumayom, walaupun belum mendapatkan kejelasan apa yang menyebabkan kematiannya.
“Kami tidak mendapatkn sebab-sebab kenapa Ones meninggal, tetapi kita punya bukti baru yaitu yang bersangkutan tertembak di paha kanan, kemudian mendapat keterangan dari ruma sakit saat dia dilarikan ked an meninggal di rumah sakit tersebut. Tetapi penyebab pasti kematiannya, kami belum tahu,” ujarnya kepada Jubi via telpon Selasa (1/11/2016).
Ramandey juga mengatakan telah bertemu Kapolda Papua Barat, Kapolres dan Kapolsek setempat dan sudah mengantongi nama siapa yang memberi perintah penembakan peringatan untuk menghalau massa,
“Termasuk kami sudah ketahui selongsong peluru, jenis senjata yang digunakan untuk penembakan yang membuat Ones meninggal, serta beberapa korban lain terluka,” lanjut Ramandey.
KOMNAS HAM Papua juga sudah menemui korban Vijai Pauspaus dan keluarganya untuk mendapatkan keterangan langsung.(*)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.