Berita

Dicanangkan, Wajib Berbahasa Sentani Setiap Tanggal 1

Pemerintah Distrik Sentani Timur, Balai Bahasa Provinsi Papua,
dan masyarakat usai pencanangan Revitalisasi Bahasa Berbasis Komunitas.-Jubi
Sentani – Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura mencanangkan penggunaan bahasa Sentani setiap tanggal 1 kepada warganya.
Kepala Distrik Sentani Timur Steven Ohee mengatakan, penggunaan bahasa daerah atau bahasa ibu hanya sehari dalam sebulan tersebut, sangat penting dilakukan di distrik yang dipimpinnya.
“Selain menjaga dan melestarikan bahasa sebagai bentuk jati diri masyarakat lokal, juga mengangkat nilai dan potensi lokal itu sendiri sesuai visi dan misi pemimpin daerah,” katanya di Sentani, Jumat (2/9/2016).
Ia mengatakan, kegiatan tersebut bagian dari revitalisasi bahasa Sentani di Distrik Sentani Timur. Kegiatan tersebut bekerja sama dengan Balai Bahasa Provinsi Papua dan Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan.
Pencanangan, katanya, sudah dilakukan di Obhe (rumah adat) Kampung Nendali. Sedangkan pelaksanaanya, langkah awal dilakukan sosialisasi di setiap kampung, gereja, lembaga pendidikan, dan organisasi kemasyarakatan di Sentani Timur.
“Di Sekolah Dasar wajib diajarkan bahasa Sentani sebagai muatan lokal untuk kelas 1 hingga kelas 3,” katanya.
Ohee berharap kegiatan tersebut bisa membudayakan penggunakan bahasa Sentani bagi warga di distriknya. Ia berharap ke depan masyarakat di distriknya, termasuk pendatang, mampu menggunakan bahasa Sentani.
“Tentu ini sebagai perwujudan bahwa saat ini kita berada di tempat yang menghargai nilai-nilai luhur yang menjadi jati diri kita sebagai masyarakat lokal,” harapnya.
Kepala Bidang Pendidikan Sekolah Dasar, Dinas Pendidikan Kabupaten Jayapura Herald Berhitu mengatakan akan mendorong penggunaan bahasa ibu di setiap sekolah, khususnya di Sekolah Dasar.
“Penggunaan bahasa lokal saat ini lambat laun mulai hilang di tengah generasi kita yang lahir di zaman modern, karena itu sangat penting mengembalikannya melalui kegiatan seperti ini, kami di dinas tentu akan mendorong melalui kurikulum yang diterapkan di sekolah,” katanya.(*)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.