Berita

Masyarakat Papua Diimbau Lakukan Perekaman E-KTP

Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan
 Provinsi Papua Yan Piet Rawar – Jubi Doc
Jayapura, Jubi – Dengan adanya imbauan dari Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo mengenai batas waktu perekaman, maka masyarakat Papua yang belum memiliki e-KTP diimbau untuk segera melakukan perekaman.   
Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Kependudukan Provinsi Papua Yan Piet Rawar, di Jayapura, Selasa (23/8/2016) mengatakan Mendagri telah mengeluarkan batas waktu perekaman e-KTP sampai dengan 31 September 2016 dan mulai 1 Oktober KTP biasa tidak berlaku lagi.
“Imbauan dari Mendagri sudah jelas, sehingga kami harapkan seluruh masyarakat kabupaten/kota agar melakukan perekaman di tempat yang di tetapkan,” katanya.
Ia menjelaskan, pemberian batas waktu perekaman e-KTP bertujuan untuk memacu perekaman di semua daerah, terutama di Papua yang baru mencapai 20 persen.
“Target kita di provinsi Papua baru mencapai 20 persen pada wilayah-wilayah kabupaten pesisir dan daerah tertentu yang masih sangat rendah,” ujarnya.
Untuk memacu perekaman e-KTP di Papua, kata Rawar, pihaknya bersama seluruh tokoh agama dan adat  bersama-sama memberikan sosialisasi pentingnya memiliki e-KTP. “Perekamana tidak dikenakan biaya atau perekaman gratis dengan syarat kartu keluarga dan KTP,” katanya lagi.
Disamping itu, ujar Rawar, pimpinan tingkat RT/RW juga harus di pacu agar dapat melakukan pendataan terhadap warganya dengan baik, sekaligus mengimbau warganya untuk melakukan perekaman.
“Pemerintah di tingkat bawah harus aktif mendata warganya untuk memastikan apakah semuanya sudah memiliki e-KTP atau belum. Jika belum, maka segera diminta perekaman,” kata Enembe.
Dia menambahkan, perekaman dan pembuatan e-KTP saat ini dipermudah, mengingat masih banyaknya warga yang belum terekam data kependudukan.
“Pembuatan perekaman e-KTP hanya cukup dengan membawa foto copy kartu keluarga dan langsung datang ke Dinas Kependudukan dapat dilayani secara gratis,” katanya.
Hingga saat ini sekitar 20-an juta warga Indonesia belum memiliki e-KTP. Mendagri Tjahjo Kumolo beberapa waktu lalu menegaskan memberikan batas waktu perekaman e-KTP hingga 30 September nanti
Mendagri  meminta petugas Disdukcapil melakukan jemput bola dan meminta masyarakat proaktif melakukan perekaman e-KTP. (*)

About Roy Karoba

Life for Us
Powered by Blogger.