Berita

KLHK Dimandat Selesaikan Status DAS Lintas Negara

Suasana Seminar Sehari Daerah Aliran Sungai (DAS) Lintas Negara – Jubi/Alex
Jayapura – Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) Republik Indonesia para RPJM 2015-2019 diberi mandat untuk menyelesaikan MoU dan status Daerah Aliran Sungai (DAS) lintas negara, yaitu 10 di Timor Leste dan sembilan di Papua Nugini.
Gubernur Papua Lukas Enembe melalui Asisten bidang Umum Sekda Papua Eliza Aury, di Jayapura, Rabu (31/8/2016) mengatakan sembilan DAS lintas negara di perbatasan Indonesia dan Papua Nugini, yaitu di Kabupaten Merauke terdapat DAS Merauke, Bian, Sakiramke, Digoel dan Fly River.
Selain itu, Kabupaten Boven Digoel ada DAS Digoel, Fly River dan Bian. Kabupaten Mappi ada DAS Digoel. Kabupaten Keerom adan DAS Tami dan Koari. Kabupaten Yahukimo dan Pegunungan Bintang terdapat DAS Digoel. Kabupaten Jayapura terdapat DAS Tami, Sepik, Kohari dan Gunung Rawa.
“Luas total kesembilan DAS tersebut adalah 4.678.581 ha,” kata Gubernur Enembe saat seminar sehari DAS lintas negara.
Menurut ia, pengelolaan DAS lintas negara antara Indonesia dan Papua Nugini menghadapi berbagai permasalahan yang kompleks, karena selain persoalan teknis hulu dan hilir DAS juga soal keamanan dan sosial budaya dari kedua negara.
Diperlukan kerjasama kedua negara untuk menyamakan persepsi dan komitmen bersama yang responsif dan akuntabel dalam mengelola sumber daya ada dalam DAS yang melintasi kedua negara.
“Untuk mendorong terlaksananya pengelolaan DAS itu, maka diperlukan koordinasi dan sinergi instansi pemerintah pusat dan daerah yang menangani bidang lingkungan hidup dan kehutanan, pertambangan, pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan dan infrastruktur dasar,” ujarnya.
Menanggapi itu, Gubernur Enembe mengingatkan semua pihak, sangat penting dan menjadi tanggung jawab semua untuk memetakan secara komprehensif kondisi eksisting baik kendala dan permasalahan serta masukan dari pihak yang bersentuhan langsung maupun tidak langsung dengan pengelolaan kesembilan DAS yang melintasi kedua negara tersebut.
“Harapan saya, melalui seminar ini, diperoleh rekomendasi konkrit dari Kota Jayapura, Kabupaten Jayapura, Keerom, Pegunungan Bintang dan Yahukimo untuk selanjutnya akan menjadi masukan bagi KLHK untuk menyusun kerjasama DAS lintas negara antara RI dan PNG,” katanya. (*)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.