Aktivis

Saksi Kasus Penabrakan Rojit Laporkan Pemukulan Saat Kejadian

Ilustrasi – Dok Jubi
Jayapura – Melianus Duwitauw, saksi atas kasus meninggalnya Sekretaris Solidaritas Pedagang Asli Papua (Solpap) Alm. Robert Jitmau (Rojit) telah diperiksa oleh polisi. Selain itu, Melianus juga melaporkan pemukulan yang dialaminya saat terjadinya penabrakan yang menewaskan Rojit pada tanggal 20 Mei lalu.
“Tim pengacara mendampingi Melianus Duwitau di Polda Papua dalam hal pembuatan laporan polisi terkait pemukulan yang dialami oleh Melianus Duwitau. Polda Papua mengarahkan untuk membuat laporan polisi di Polsek Jayapura Selatan,” tulis Hardi, salah satu anggota tim pengacara Solpap yang mengadvokasi kasus penabrakan Rojit, melalui pesan singkat yang diterima Jubi, Sabtu (11/6/2016).
Ia menambahkan, tim pengacara mendampingi Melianus Duwitau untuk membuat laporan polisi di Polsek Jayapura Selatan dgn nomor : LP/312/VI/2016/Papua/Res Jpr Kota/Sek Japsel hari Jum’at tanggal10 Juni 2016 dan surat tanda bukti laporan nomor: TBL/312/VI/2016/Papua/Resta Jayapura/Sekta Japsel.
Melianus Duwitauw, kepada Jubi mengaku dipukul oleh seseorang saat ia terjatuh ketelah mobil yang menabrak Rojit. Ia tidal mengenal soap yang memukulnya itu.
“Saya terjatuh, lalu ada yang pukul saya,” kata Melianus singkat mengenai pemukulannya itu.
Kapolsek Jayapura Selatan, Kompol Heru Hidayanto membenarkan Melianus telah dimintai keterangan oleh pihak kepolisian.
Saksi Melianus Duwitau juga sudah kami dapatkan keterangannya, setelah menjalani perawatan di salah satu rumah sakit,” katanya, dikutip Kantor Berita Antara, Sabtu (11/6/2016).
Mengenai permintaan dari keluarga almarhum Rojit agar penanganan kasus itu dipindahkan ke Polda Papua, Heru mengatakan bahwa hal itu memang ada.
“Iya, memang ada permintaan demikian, tapi kasus ini telah kami lakukan penyidikan dan penyelidikan, sedikit lagi kasus ini akan segera lengkap,” katanya lagi.
Heru juga kembali menegaskan bahwa Rojit seorang aktivis Solidaritas Pedagang Asli Papua (Solpap), tewas karena ditabrak oleh pengemudi kendaraan roda empat yang mabuk ketika berada di lokasi kejadian di Jalan Ring Road, di lokasi wisata pantai Hamadi, Distrik Jayapura Selatan.
“Berdasarkan keterangan saksi dan alat bukti yang kami dapatkan, almarhum tewas ditabrak. Penyidik belum mendapatkan korelasi lainnya dalam kasus ini,” ujarnya. (*)

About PAPUAtimes

Powered by Blogger.