Berita

Noken Bintang Kejora Mewarnai Pembukaan FDS 2016

Noken motif Bintang Kejora di FDS 2016 (Jubi/Mawel)
Sentani – Sejumlah pernak-pernik sebagai cenderamata ditampilkan pada Festival Danau Sentani di Khalkote, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura.
Pernak-pernik dan kerajinan tangan seperti noken, gelang dan bando pun bermotif bintang kejora atau bintang fajar.
Di sejumlah lokasi, kiri dan kanan jalan menuju lokasi FDS tampak penjual noken dengan motif khas tersebut.
“Tidak ada yang larang. Kami ada di Papua jadi jual noken,” kata penjual noken Yosephine ketika ditemui Jubi di lokasi FDS, Senin (20/6/2016).
Sambil mengusap keringatnya, perempuan murah senyum itu mengatakan mama-mama Papua meletakkan noken mereka di atas tanah dan papan karena tidak mendapatkan tenda atau los.
“Kami tidak mendapat tempat. Bahkan tadi diusir dari dalam,” ujarnya.
Ia bahkan tak mengetahui alasan pengusiran dirinya bersama sejumlah pedagang. Sementara pedagang lainnya masih bertahan dan menjual rajutannya di lokasi FDS, terutama di dermaga pantai Khalkote.
Eti Anou yang menjual noken di pinggir kiri jalan masuk lokasi FDS mengatakan tidak tahu-menahu soal pengusiran. Ia memajangkan noken rajutannya sejak pagi sebelumnya.
“Saya hanya dengar saja dari orang kalau ada yang diusir,” katanya.
Menurut Eti tidak ada yang mempersoalkan noken bermotif bintang fajar. Semua pengunjung bahkan lalu lalang di depan mereka.
Ia mengaku beberapa tahun lalu dirinya menjual noken bermotif Bintang Fajar di kota Jayapura dan dilarang polisi. Tidak demikian saat pelaksanaan FDS tahun ini.
“Polisi juga lihat biasa-biasa saja,” ujarnya.
Noken-noken unik tersebut bahkan laris manis. “Kita mau cari uang dengan apa. Kita cari uang itu bisa menganyam dan menjual gambar apa saja,” katanya. (*)

About WP News

Powered by Blogger.