Aktivis

31 Aktivis KNPB Dibebaskan, KNPB: Harusnya Polisi Tidak Boleh Bebaskan Tapi Tahan Mereka

Puluhan aktivis KNPB saat dibawah ke Mapolresta Jayapura, 10/6/2016. (Foto - Dok KNPB)
Jayapura — 31 Aktivis Komite Nasional Papua Barat (KNPB) wilayah Port Numbay yang ditangkap saat bagikan selebaran seruan aksi di Kota Jayapura telah dibebaskan. Menyikapi hal ini, KNPB Pusat mengatakan harusnya 31 aktivis KNPB ini tidak dibebaskan.
“Dari pagi saya sudah minta kepada polisi supaya 31 Aktivis KNPB tidak Boleh dikeluarkan. Saya juga minta supaya kosongkan penjara milik polisi di seluruh papua menjelang demo damai tanggal 15 Juni ini di seluruh tanah Papua,” jelas Bazoka Logo, Jubir Nabsional KNPB Pusat, Jumat (10/9/2016) di Jayapura.
Bazoka juga megatakan, kalau polisi merasa bahwa membagikan selebaran itu perbuatan kejatakan dan salah di mata hukum kolonial, sebaiknya para aktivis KNPB dari wilayah Port Numbay itu tidak dibebaskan tetapi dapat diproses secara hukum seperti yang selama ini polisi kolonial Indonesia lakukan di Papua.
Ia menjelaskan, 31 aktivis KNPB yang ditanhkap di Polimak lalu diamankan di Polresta Jayapura itu dibebaskan sekitar pukul 15:30. Setelahnya para aktivis KNPB wilayah Port Numbay tetap membagikan selebaran di sekitar Taman Imbi, Jayapura Kota hingga sore dan kembali ke sekretariat KNPB Port Numbay.
“Kami minta Polisi Indonesia tidak boleh bebaskan aktivis KNPB yang ditangkap, kenakan saja hukuman Negara Indonesia sesuai UUD 1945 dan UU yang mengatur tentang bagikan selebaran itu adalah kejahatan. Karena semua aktivis KNPB di seluruh tanah Papua siap jadi makar atau apa saja sesuai dengan hukum kolonial Indonesia. Semua itu akan kita buktikan di pengadilan anda jadi kami sangat Siap menerima hukuman,” tegas Bazoka.
Kata Logo, pada 15 Juni mendatang, ribuan orang Papua dengan sadar akan datang di penjara Polisi di seluruh Papua. maka sebaiknya Polisi memikirkan hal ini supaya sel-sel dan penjara-penjara yang ada di Papua menajdi istana bagi aktivis KNPB di seluruh Papua.
“Saya minta supaya, anda Polisi kolonial kosongkan penjara dan siapkan Dalmas juga lebih banyak. Jadi kami sangat Siap menerima hukuman. 31 Aktivis KNPB wilayah Numbay KNPB perintahkan jangan dibebaskan dan segera perbesar penjara milik anda kolonial Indonesia di West Papua. 15 Juni ribuan orang Papua dengan sadar akan datang di penjara anda Kolonial, siapkan Dalmas juga lebih banyak,” tegasnya.
Terkait dengan penangkapan, ini hingga berita ini disiarkan, Kapolresta Jayapura, AKBP Marison Tober H. Sirait yang dikonfirmasi suarapapua.com melalui telepon selulernya tentang penangkapan terhadap puluhan aktivs KNPB Port Numbay sejak pagi tadi belum memberikan tanggapan.
31 aktivis KNPB Yang ditangkap dan ditahan di Polresta Jayapura adalah, Calvin Wenda (Ketua KNPB Port Numbay), Jimy Poroai (ketua I KNPB Port Numbay), Regi Wenda (sekretaris KNPB Port Numbay), Kesman wenda (Sekretaris II KNPB Port Numbay), Anis Kogoya (Ketua militan KNPB Port Numbay), Saugas Goo (ketua komisariat diplomasi KNPB Port Numbay), Hosea Yeimo (ketua Komisariat Piplop KNPB Port Numbay), Ocha Wetipo, Simon Boma, Arnos Bahabol, Wesko Wenda, Oncel Balingga, Yason Bahabol, Alex Pigai, Abet Yeimo, Samuel Madai, Novi Wenda, Opince Yeimo, Frengki Pigai, Dominikus Dimi, Semi Molama, Laskar Sama, Kobabe, Yan Degey, Pebian Fouw, Wadai kegiye, Prengki pigai, Walo wanimbo, Donny Dogomo dan Bernat Haeo. (Arnold Belau)

About Roy Karoba

Powered by Blogger.