Berita

Tim Satgas Kijang di Angguruk Keluhkan Obat Expire

Tim Satgas Kijang (Baju Hijau) bersama Kadis Kesehatn
Yahukimo dan masyarakat Angguruk (Elisa Sekenyap – SP)
Papua — Dorce Logo, Wakil Ketua tim Satgas Kijang dari UP2KP Provinsi Papua tahun 2016 yang ditugaskan di Rumah Sakit Efata Angguruk Kabupaten Yahukimo, Papua mengakui, dalam menjalankan aktivitas pelayanan kesehatan di Angguruk ada banyak kendala yang dihadapi.
Terutama, kendala fasilitas kesehatan yang kurang memadai, obat expire atau kadaluarsa karena pengiriman dari Dinas Kesehatan di Dekai ibu kota Kabupaten Yahukimo yang lambat sebab hanya menggunakan transportasi pesawat udara.
“Padahal pasien yang membutuhkan obat sangat banyak. Obat awalnya tidak expire tapi karena terlambat kirim, sehingga sampai di Angguruk obat sudah tidak bisa pakai, ya kasihan dampaknya kena ke pasien tidak bisa terlayani,” ungkap Dorce Logo kepada suarapapua.com pekan lalu di Angguruk.
“Karena itu, kami berharap kepada Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo untuk boleh menangggapi permintaan obat secepatnya, supaya masyarakat yang kami layani bisa dapat terlayani tanpa alasan apapun,” tuturnya.
Selain itu, kata Logo, ada kendala lain yang mengakibatkan pelayanan kesehatan tidak berjalan baik, yakni listrik atau alat penerang. Seperti pelayanan pada malam hari dan siang hari yang membutuhkan listrik, tetapi karena tidak ada listrik maka pasien tidak terlayani.
Tetapi katanya, semua itu tidak mengurangi semangat pihaknya dalam melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya yang telah dipercayakan kepada mereka.
“Tetapi itu tugas yang diberikan Dinas Kesehatan Provinsi Papua untuk kami lakukan, sehingga sesuai kepercayaan itu kami tetap akan melaksanakan,” kata Logo.
Ia juga mengakui, dari sebulan menjalankan tugas di Angguruk, penyakit dominan yang dihadapinya adalah penyakit Saluran Pernapasan Bagian Atas atau ISPA dan Malaria. Sementara, fasilitas tempat tinggal dari tim telah difasilitasi oleh Kepala Rumah Sakit Efata Angguruk.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Yahukimo, Bongga Sumule mengucapkan terima kasih kepada Dinas Kesehatan Provinsi Papua yang telah menempatkan Satgas Kijang gelombang kedua di Angguruk.
Ia berharap, tim Satgas Kijang yang ada dengan pelayanan yang mereka lakukan bisa mengukir prestasi yang baik, karena tim gelombang pertama tahun 2015 yang juga bertugas di Angguruk adalah tim terbaik seluruh Papua.
“Kami berharap mereka bisa melaksanakan tugas dengan baik. Untuk kendala-kendala pengiriman obat kami dinas tidak bisa memaksakan keadaaan dengan hanya transportasi pesawat, tetapi supaya tidak terjadi lagi penumpukan obat di Dekai akan difailitasi untuk mengirim tepat waktu,” kata Bongga Sumule.
Ruben Suhuneap, Kepala Rumah Sakit Angguruk mengakui, semua fasilitas tempat tinggal maupun fasilitas lainnya yang dibutuhkan tim Satga Kijang pihaknya telah melengkapi, sehingga tidak ada kendala dibagian itu.
Untuk diketahui, Satgas Kijang yang ditempatkan di Angguruk ada enam orang dan akan melaksanakan pelayanan selama satu tahun sesuai kontrak. Tim Satgas Kijang secara keseluruhan di Kabupaten Yahukimo ada tiga tim, tim pertama di Angguruk, tim kedua di Ninia dan tim ketiga di Silimo.

About WP News

Powered by Blogger.