Berita

Legislator Menduga ada Taktik Melumpuhkan Kultur Melanesia

Legislator Papua, Laurenzus Kadepa – Jubi/Doc
Jayapura, Jubi – Legislator Papua menduga ada taktik melumpuhkan kultur Melanesia yang kini dimainkan pemerintah pusat di Papua dan Papua Barat.
Ini dikatakan anggota Komisi I DPR Papua bidang Pemerintah, Politik, Hubungan Luar Negeri, Hukum dan HAM itu menanggapi pernyataan Deputi Bidang Koordinasi Politik Dalam Negeri Kemenkopolhukam, Mayjen TNI Yoedi Swastono yang menyebut akan didirikan pusat Persaudaraan Masyarakat Melanesia Indonesia (PMMI) di Manokwari, Papua Barat.
“Ada taktik pelumpuhan kultur yang dimainkan oleh pemerintah institusi negara di Papua. Sebelumnya upaya pemecahan lembaga adat di Papua dengan melegitimasi Lembaga Masyarakat Adat untuk melumpuhkan Dewan Adat Papua dan Dewat Adat Suku (DAP/DAS),” kata Kadepa ketika menghubungi Jubi via teleponnya, Minggu (31/1/2016).
Menurutnya, kini muncul lagi PMMI. Organisasi itu telah dideglarasikan di Ambon Maluku, 6 Oktober 2015 lalu. Sebagai tindaklajut dari itu, Pemerintah Pusat berencana mendirikan pusat PMMI di Manokwari.
“Sejak awal saya sudah mempertanyakan apa dasarnya Papua ikut menandatangani deglarasi PMMI itu. Hingga kini belum ada kajian yang bisa dipertanggungjawabkan dan menyebut jika Maluku, Maluku Utara dan Nusa Tenggara Timur (NTT), juga ras Melanesia seperti Papua dan Papua Barat,” ucapnya.
Katanya, pembentukan PMMI sarat kepentingan politik. Ia khawatir, dikemudian hari ini akan jadi polemik. Apalagi ini menyangkut ras, budaya dan identitas diri.
Dalam seminar nasional yang digelar Lembaga Ilmu Pengetahui Indonesia (LIPI) di Jakarta, pekan lalu, Yoedhi Swastono, Ketua Desk Otsus Papua dan Aceh Kemenkopolhukam yang hadir sebagai salah satu narasumber mengatakan, pemerintah memberikan perhatian lebih kepada Papua.
“Pembangunan budaya di dalam negeri diwakili komunitas melanesia di Indonesia. Pada 6 Oktober 2015 lalu telah didegralarasikan lima gubernur, NTT, Maluku, Maluku Utara, Papua dan Papua Barat disaksikan Presiden Jokowi di Ambon. PMMI berada dibawa pembinaan Kementerian Dalam Negeri. Akan didirikan pusat kebudayan melanesia di Manokwari. Itu dalam rangka pembangunan kebudayaan,” kata Yoedhi kala itu. (Arjuna Pademme)


About Roy Karoba

Powered by Blogger.