Aktivis

Undang Berbagai Aktivis, Dubes AS Dengarkan Persoalan Papua

Illustrasi Investasi (http://photos.state.gov)
Jayapura - Dialog Papua juga pembicaraan aktivis Papua dengan Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert O Blake dalam pertemuan makan malam bersama di Restauran Yougwa, Distrik Sentani Timur, Kabupaten Jayapura, Selasa (19/10 malam.
Pertemuan makan malam yang dimulai sekitar 19.00 WIT dan berakhir 21.00 WIT itu tertutup bagi media. Mereka yang diundang adalah Kepala Kantor Perwakilan Komnas HAM Papua Frits Ramandey, Koordinator Jaringan Damai Papua (JDP) Neles Tebay dan Koordinator Sekretariat Keadilan Perdamaian dan Keutuhan Ciptaan (SKPKC) Papua Yuliana Languwuyo dan Ketua Jaringan Kerja Rakyat (Jerat) Papua, Septer Manufandu.
“Ya ini jadi pertanyaan dengan dialog. Disitulah kita bilang dialog itu cara bermartabat untuk menegosiasikan persoalan yang ada di Papua. Segala sesuatu harus didudukan secara bermartabat dan dicari solusinya bersama dan buat komitmen politik hidup bersama ke depan,“ ujar Septer Manufandu kepada wartawan.
Lalu tanggapan Dubes? Kata Septer, Dubes AS mengatakan dialog ini cara yang baik tapi tentunya harus ada penyamaan persepsi atau pandangan dalam konsep dialog.
”Apa pengertian dialog dari persepsi pemerintah dan pengertian dialog dari persepsi masyarakat,” kata Septer mengungkapkan pernyataan Duta Besar.
"Dubes hanya mendengar pernyataan kami, dan ia juga akan betemu dengan pihak-pihak lain dan.juga pemerintah dan dia akan bertanya soal ini,“ ujarnya.
Usai pertemuan dengan aktivis Papua, Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia, Robert O Blake tak memberikan keterangan kepada media perihal isi pertemuan tersebut.

Sumber : www.beritasatu.com

About Roy Karoba

Life for Us
Powered by Blogger.