Berita

Presiden Jokowi Diminta Evaluasikan Kapasitas Lenis Kogoya

Jayapura, Jubi – Dewan Adat Daerah (DAD) Paniai meminta Presiden RI, Ir. Joko Widodo (Jokowi) untuk mengevaluasi kinerja staf khusus Presiden RI, Lenis Kogoya.
“Untuk memungkinkan dukungan masyarakat adat Papua demi kepentingan Pemerintah Pusat di Papua saja atau untuk memungkinkan berbagai kepentingan Pemerintah Provinsi (Pemprov) dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) di Papua untuk kepentingan pembangunan daerah atau untuk membesarkan LMA Papua sehingga masyarakat adat Papua bertuan kepada dua atau beberapa institusi adat (dewan adat dan lembaga adat) di Papua,” ujar Ketua DAD Paniai, John N.R. Gobai kepada Jubi melalui seluler, Senin (9/11/2015).
Menurut dia, institusi adat pertama adalah Dewan Adat Papua (DAP), sehingga LMA hadir hanya memberi warna yang membingungkan kepada masyarakat adat. “Sehingga, saya minta Pak Jokowi harus jelas dan tegas, kalau Lenis Kogoya mau dijadikan sebagai staf khusus berarti tupoksi (tugas pokok dan fungsi) harus jelas dan tegas,” katanya.
“Dan, dia (Lenis) harus diminta lepaskan serta bubarkan LMA Papua dan semua stakeholder di Papua dijadikan mitra. Lenis datang ke Papua itu sebagai staf khusus Presiden RI untuk kepentingan negara atau datang sebagai LMA Papua yang berkedudukan di Jakarta. Ini harus tegakkan,” terangnya.
Ia juga mempertanyakan, LMA Papua sedang melakukan pelantikan sejumlah LMA di beberapa kabupaten dan kota. Apakah, lanjutnya, sesuai dengan aturan umum organisasi memilih dan melantik ataukah hanya sebatas mencari sesuatu.
“Kapan LMA melakukan musyawarah untuk memilih pengurus, lalu sekarang mau melantik LMA di wilayah Meepago. Saya minta Kapolres Paniai agar melarang melakukan acara pelantikan dan tidak keluarkan surat tanda terima (STTP),” ujarnya berharap.
Sebelumnya, Ketua Umum Lembaga Masyarakat Adat (LMA) Provinsi Papua Lenis Kogoya telah melantik perwakilan LMA dari 19 distrik di Kabupaten Biak Numfor dan perwakilan LMA di 5 distrik dari Kabupaten Supiori, Selasa (6/10/2015) di hotel Arumbay, Biak.
“Untuk melaksanakan pelantikan pengurus LMA perwakilan distrik di Kabupaten Biak Numfor dan Kabupaten Supiori yang sudah dilaksanakan ini, saya berharap bisa menjalani keamanan dan penanganan setiap masalah dan tidak berpihak kepada golongan, marga dan tetapi menjadi netral. Kepada pengurus yang baru juga harus siap menjadi mitra pemerintah,” ungkap Lenis yang juga sebagai Staf Khusus Presiden itu.
Setelah melakukan pelantikan, Lenis Kogoya melakukan peletakan batu pertama di Kampung Bosnik Bouw, Distrik Biak Timur untuk membangun kantor LMA Biak Numfor yang direncanakan tahun 2016 akan dibangun. (Abeth You)
Sumber : www.tabloidjubi.com

About Roy Karoba

Life for Us
Powered by Blogger.