Berita

Human Rights Watch: Indonesia Terus Batasi Media Asing Masuk Papua

Sebuah kartun karya Human Rights Watch
yang mengritik pemerintah Indonesia
 terhadap batasan media asing masuk ke Papua.
Papua – Salah satu lembaga kemanusiaan yang memfokuskan pada penelitian hak asasi manusia, Human Rights Watch (HRW) secara terang-terangan menyatakan Indonesia terus membatasi media asing untuk masuk ke Papua.
Melalui wakil direktur untuk kawasan Asia, Phelim Kine, HRW mempertanyakan kebijakan pemerintah Indonesia yang memberikan sangat sedikit ‘ruang’ bagi media luar, khususnya para peneliti hak asasi manusia dalam melaporkan kondisi di Papua.
“Pembatasan akses pemerintah Indonesia yang sudah terlalu lama membuat Papua seperti pulau terlarang bagi media asing dan pemantau hak asasi,” ungkapnya dalam rilis HRW di situs resminya.
HRW sedikit mempertanyakan janji pemerintah, dalam hal ini Presiden Jokowi yang pada Mei lalu berjanji bahwa setiap media asing yang telah terakreditasi tidak akan memiliki hambatan untuk masuk ke Papua.
Lebih jauh Phelim Kine menjelaskan dengan terus membatasi media asing ke Papua, Indonesia terlihat seperti terganggu dengan keberadaan media asing dan tidak mau ada sesuatu yang dilaporkan dari Papua untuk masyarakat luas.
Menanggapi hal ini Menteri Koordinator Politik Hukum dan Keamanan (Polhukam), Luhut Panjaitan menyampaikan saat ini siapa saja sudah boleh masuk ke Papua tanpa terkecuali dan tak ada batasan apapun.
“Saya tidak melihat adanya batasan-batasan lagi, jika ada masalah mengenai akses ke Papua silahkan hubungi saya,” ujar Luhut, Rabu (11/11) kemarin di Jakarta.

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.