Berita

Freeport Butuh Masyarakat Papua Jika Ada Maunya

Jakarta - Keberadaan PT Freeport Indonesia (PTFI) selama ini sebenarnya tidak memerlukan masyarakat Papua sama sekali. Manajemen Freeport Indonesia dinilai hanya memerlukan masyarakat Papua jikalau ada maunya saja.
"Selama ini apa mereka diperlukan? Kan mereka diperlukan kalau ada maunya saja," kata Ketua Komnas HAM Nurcholis di kantornya, Jumat (13/11/2015).
Nurcholis menyebutkan, seperti pada kasus perpanjangan kontrak, jikalau pihak Freeport Indonesia menemukan persyaratan yang harus melibatkan masyarakat.
"Kalau diperlukan, misalnya nanti internasional ada keberatan misalnya itu tidak selayaknya dilakukan karena kita mendapat laporan sikap mereka terhadap masyarakat begini-begini. Baru tuh mereka diundang," tambahnya.
Kendati demikian, Nurcholis mengimbau, pemerintah untuk mengevaluasi dengan masak poin demi poin yang masuk dalam klausul persyaratan perpanjangan kontrak pertambangan milik Freeport Indonesia.
"Karena ini sudah menjadi komitmen untuk kalaupun misalnya diperpanjang tapi tidak me-review apa yang sudah dilakukan selama ini saya rasa itu hanya akan menambah masalah di republik ini," tukasnya.
(rzy)
Sumber :  www.okezone.com

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.