Berita

Puluhan Kabupaten di Papua Belum Miliki Rumah Sakit

Ilustrasi rumah sakit. (Jakarta Globe)
Jakarta - Wakil Ketua Komite III Dewan Perwakilan Daerah (DPD) RI, Charles Simare-Mare menyebutkan, puluhan Kabupaten di Papua kini belum memiliki rumah sakit (RS). Kondisi itu dinilainya sangat ironis, di tengah upaya pemerintah meningkatkan kesehatan masyarakat.
"Bisa dibayangkan kalau tak ada rumah sakit di suatu kabupaten. Hanya ada satu puskesmas, dan itupun tak memiliki fasilitas rawat inap sama sekali," ujar Simare-mare, di komplek parlemen Jakarta, Rabu (9/9).
Simare-mare menyebutkan, kabupaten yang belum memiliki RS itu antara lain Nduga, Limo, Lani Jaya, Tolikara, Membrano dan lainnya. Saat warga memerlukan rawat inap terpaksa harus diterbangkan melalui pesawat carter ke ibukota provinsi.
"Berapa biaya yang harus dikeluarkan bila sampai rawat inap di luar daerah. Itupun kalau duit-nya ada. Kalau enggak ada, ya menunggu saja kan?" ujarnya.
Simare-mare mendesak pemerintah, melalui Kementerian Kesehatan (Kemkes) untuk segera merealisasikan pembangunan RS. Pemerintah telah mengalokasikan dana Rp 54 miliar untuk membangun RS tahun ini.
Dengan anggaran sebesar itu dipergunakan untuk setiap kabupaten yang belum memiliki RS. Pemerintah memiliki tanggungjawab untuk menyediakan pelayanan kesehatan bagi setiap warganya.
"Anggarannya sudah ada di Kemkes tahun ini. Tapi sudah mau akhir tahun, tak juga dibangun-bangun," ucapnya.

About WP News

Powered by Blogger.