Aksi

MPM Uncen Minta Polisi Hargai Otonomi Kampus

Aksi demo damai yang dilakukan KNPB, GempaR dan simpatisannya dalam pernyataan sikapnya yang mendukung PIF di Port Moresby, Papua Nugini - Jubi/mawel
Jayapura, Jubi – Majelis Permusyawaratan Mahasiswa Universitas Cendrawasih (Uncen) mengharapkan pihak aparat keamanan yang sering memasuki lingkungan kampus dalam rangka pengamanan demo diharapkan menghargai otonomi kampus. 
“Kita tidak mau melihat lagi polisi masuk kampus. Kampus kami ini otonom,” ungkap Pontius Omoldoman, ketua MPM Uncen, mengomentari aparat kepolisian yang mengawasi jalannya demo damai Komite Nasional Papua Barat (KNPB) untuk mendukung pertemuan Pasific Islands Forum, di depan Gapura Uncen, Senin (7/9/2015).
Kata Omoldoman, kalau aparat hendak masuk ke kampus, mesti ada penjelasan hukum yang mengizinkan aparat masuk ke lingkungan kampus.
“Kalau mau masuk tunjukan dasarnya, karena otonomi kampus ada hukumnya,” tegas pria asal Yahukimo ini.
Soal demontrasi yang berlangsung di depan kampus, yang menyebabkan lumpuhnya aktivitas kampus sehari ini, (7/09/2015), Omoldoman mengatakan pihaknya menyambut positif dan apresiasi saja. “Kita sebagai agen perubahan nilai ini positif saja,” ungkapnya santai.
Pernyataan senada disampaikan ketua Badan Eksekutif Mahasiswa, Donny Gobay. Gobay mengatakan demo ini bagian dari demokrasi yang harus dihargai dan mesti diberi ruang kalau demo itu sesuai dengan koridor demokrasi.
Sementara itu, Pembantu Rektor III, Fredrik Sokoy M.Sos mengatakan demontrasi tidak dilarang tetapi perlu komunikasi dengan organisasi mahasiswa di kampus supaya mahasiswa tahu. Organisasi Mahasiswa, Badan Esekutif Mahasiswa dan Badan Musyawarah Mahasiswa bisa mencari lokasi yang tepat.
“Kalau ada komunikasi kepada dua “jenderal” saya ini kan bagus. Mungkin mereka bisa cari jalan tempat atau lokasi yang tepat karena ini kita pertaruhkan nama kampus besar ini,” ungkapnya di depan gedung kemahasiswaan Uncen. (Mawel Benny)

Sumber : www.tabloidjubi.com

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.