Berita

Legislator Harusnya Memberi Solusi, Bukan Memperkeruh Suasana

Jayapura, Jubi – Pernyataan Ketua Forum Koordinasi Putra Putri Purnawirawan Indonesia (FKPPI) Papua, juga anggota DPR Papua, Yan Ayomi yang menyebut ada kelompok tertentu menyebar issu provokasi Papua merdeka terkait penyelenggaraan Pasific Island Forum (PIF) di Port Moresby, Papua Nugini, Senin – Jumat (7-11/9/2015) ditanggapi anggota DPR Papua lainnya, Laurenzus Kadepa.

Anggota Komisi I bidang Politik, hukum dan HAM itu mengatakan, seorang legislator ketika mengeluarkan pernyataan, harusnya memberikan solusi, bukan memperkeruh suasana, dan menyudutkan kelompok tertentu.
“Coba berpikir dewasa. Jangan menyudutkan satu pihak. Siapa yang beliau sebut provokator. Kalau merasa diri sebagai orang tua, intelektual dan sebagainya, harusnya memberikan solusi. Bukan memperkeruh suasana,” kata Kadepa, Jumat (11/9/2015).
Menurutnya, anggota DPR Papua adalah wakil rakyat dari semua lapisan. Baik kelompok yang pro Papua merdeka atau tidak.
“Jadi bagaimana kalau mau bersuara di media jangan menyudutkan pihak tertentu. Jangan membeda-bedakan kelompok masyarakat,” ucapnya.
Katanya, mungkin benar apa yang dikatakan Yan Ayomi, jika PIF tak membahas masalah Papua merdeka. Namun situasinya bisa saja berubah, seiring perkembangan dan kondisi yang terjadi di Papua.
“Saya pikir, kalau pelanggaran HAM terus meningkat dan terjadi Papua, akan bermuara ke sana. Semua itu situasional. Apalagi kini negara – negara Pasific terus memantau perkembangan di Papua,” ucapnya.
Sebelumnya, Yan Ayomi mengatakan, PIF tak membicarakan atau membahas masalah Papua merdeka. Namun organisasi itu didirikan negara – negara di kawasan Pasific dalam rangka kerajasama untuk pembangunan, sosial budaya di kalangan negara – negara Pasifik.
“Jadi lebih banyak bicara masalah kesejahteraan bangsa – bangsa di Pasific. Kalau ada kelompok yang menghubungkan PIF ini dengan Papua merdeka, itu tak benar. Ini provokasi yang menyesatkan masyarakat Papua,” kata Yan Ayomi, Kamis (10/9/2015).(Arjuna Pademme)

About WP News

Powered by Blogger.