Berita

Komnas HAM akan Mengawal Proses Hukum TNI Penembak Warga


Jayapura, Jubi – Komisioner Komnas HAM RI, Natalius Pigai menyatakan, pihaknya akan mengawal proses hukuman terhadap oknum TNI penembak warga di Mimika, yang menyebabkan dua orang meninggal dunia, dan empat lainnya terluka, 28 Agustus 2015 lalu.

“Kami lebih kepada konstruksi aktor, tindakannya, dan hukumannya. Itu yang sudah kami sampaikan dan kami bicarakan dengan Pangdam XVII/Cenderawasih, Kamis (10/9/2015), di Kodam Cenderawasih,” kata Natalius Pigai kepada Jubi via teleponnya, Jumat (11/9/2015).
Menurutnya, Pangdam memastikan akan menindak tegas oknum yang melakukan tindakan itu. Untuk mendukung pernyataan ini, salah satu yang mengontrol dan mengawasi pernyataan itu adalah Komnas HAM.  Komnas berkewenangan merekomendasikan, untuk memperkuat hukuman kepada pelaku.
“Pangdam juga menyampaikan proses hukuman khusus oknum yang melakukan penembakan, sehingga menyebabkan kematian, akan secepatnya. Saya tak bisa sebut nama, tapi data sudah kami himpun dari berbagai pihak termasuk Kodam, orangnya sudah ada,” ucapnya.
Namun kata Pigai, pihaknya menyampaikan, pelaku harus lebih dari satu orang, karena ada tiga rangkaian kejadian, dan tiga tindakan.
“Satu ada dua orang pemicu, kemudian lima orang yang datang dan satu yang di wilayah Pos Gorong – gorong. Pangdam menjamin hukuman seberat – beratnya,” katanya.
Sebelumnya, Pangdam XVII/Cenderawasih, Mayor Jenderal (TNI) Hinsa Siburian mengatakan, akan memproses hukum oknum anggota TNI yang menembak warga sipil di Mimika. Pihaknya akan menangani masalah itu sesuai hukum yang berlaku di institusi TNI. (Arjuna Pademme)

About WP News

Powered by Blogger.