Usul Ketua DPRD Papua Barat Non Papua, Mahasiswa Unipa Tolak

3:53:00 PM
Mahasiswa Unipa saat demo beberapa waktu lalu. Foto: Dok. MS.
Manokwari, MAJALAH SELANGKAH -- Ratusan mahasiswa Universitas Negeri Papua (Unipa) Manokwari melakukan demo damai di Kantor DPRD Provinsi Papua Barat menolak Ketua DPRD yang Non Papua, Selasa,(3/3/15), dilinsir selasar.com, edisi 3 Maret 2015.

Ratusan mahasiswa Unipa yang dipimpin oleh Presiden Mahasiswa (Presma) Aloysius Siep meminta Partai Demokrat selaku partai pemenang pemilihan legislatif harus mengusulkan orang asli Papua sebagai Ketua DPRD Provinsi Papua Barat.

"Aksi unjuk rasa ini merupakan bentuk protes kami terhadap fraksi demokrat di DPRD Papua Barat serta Partai Demokrat yang rencananya mengusulkan ketua DPRD bukan orang asli Papua,"kata Siep

Menurutnya, apabila politisi Demokrat Robert Melianus Nauw yang terpilih sebagai Ketua DPRD Provinsi Papua Barat tidak bisa dilantik karena status tersangka kasus korupsi, ia harus diganti dengan orang asli Papua yang lain.

"Tidak boleh orang non Papua," tegas mahasiswa Unipa. "Jika Partai Demokrat menggantikan posisi politisi Demokrat Robert Melianus Nauw ketua terpilih DPRD Papua Barat dengan politisi Demokrat yang bukan orang asli Papua maka Partai demokrat menciptakan konflik di Papua Barat," lanjut Siep.

Aloysius mengatakan, Pemerintah Pusat telah memberikan kekhususan terhadap Masyarakat Papua melalui Undang-Undang Nomor 21 tahun 2001, tentang Otonomi Khusus.

Wakil Ketua DPRD Provinsi Papua Barat Robert Manibui yang memberikan keterangan terpisah bahwa DPRD hingga saat ini belum menerima usulan Ketua DPRD dari Partai Demokrat menggantikan politisi Demokrat Robert Melianus Nauw.

Oleh sebab itu, kata dia, aspirasi mahasiswa tersebut akan disampaikan kepada Fraksi Demokrat sehingga menjadi pertimbangan dalam menentukan Ketua DPRD Papua Barat.(YK/selasar.com/MS)

Share this

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !

Related Posts

Previous
Next Post »