search tickets in here

Pemerintah Jayawijaya Lakukan Kekerasan Terhadap Perempuan

Mama-mama yang berjualan di pinggir jalan Safri Darwin-Tawes - Jubi/Islami
Jayapura, Jubi – Menyikapi kasus pemukulan terhadap mama-mama pasar yang dilakukan oleh Anggota Satpol PP Kabupaten Jayawijaya di Jl. Safi Darwin, Wamena pada Selasa 03 Maret 2015,  Koalisi Perempuan Balim menyatakan, pemerintah telah melakukan kekerasan terhadap perempuan.
“Pemerintah harus bertanggungjawab terhadap mama-mama yang menjadi korban dari satpol PP,” ujar salah satu narasumber Jubi melalui surat elektronik yang dikirim kepada Jubi dari Wamena, Selasa (9/2/2015).
Kata narasumber tersebut, pemerintah Jayawijaya telah melakukan tindakan yang tidak etis. Ppemerintah kabupaten Jayawijaya harus segera menindak tegas para pelakunya.
“Pemerintah harus membina Satpol PP dan Aparat Negara lainnya, agar tidak melakukan kekerasan terhadap perempuan dan pada umumnya orang Papua di tanah Papua,” katanya.
Mama Marian, salah satu pedagang di pasar Potikelek meminta untuk aparat kepolisian segera menindalanjuti peristiwa kekerasan itu agar kejadian serupa tidak lagi terjadi.
“Kami minta agar kepolisian Resort Jayawijaya agar menindaklanjuti laporan tindakan kekerasan yang dialami oleh mama-mama pasar,” kata Mama Marian.
Selain itu, Mama Marian mengingatkan pemerintah daerah kabupaten Jayawijaya untuk menepati janji membantu mama-mama dengan bantuan modal usaha.
“Pemerintah harus segera menepati janji terkait bantuan modal untuk mama-mama di Pasar Potikelek. Karena sampai saat ini belum ada tindak lanjut dari pemerintah untuk menepati janjinya,” katanya.(Arnold Belau)
Sumber : www.tabloidjubi.com

Post a Comment