Alam

20 Izin Eksploitasi di Papua Dicabut Gubernur

Lokasi tambang di PT Freeport Indonesia, Papua, Ant/ Spedy Paereng
Jayapura - Gubernur Papua Lukas Enembe mencabut 20 izin eksploitasi dari 56 perusahaan tambang yang beroperasi di provinsi tersebut. Namun, Kementerian ESDM belum mengesahkan pencabutan izin itu.

Kepala Dinas Pertambangan dan Energi Papua, Bangun Manurung, mengatakan Gubernur menilai perusahaan itu tak bertanggung jawab atas komitmen penambangan. Selain itu, Dinas Pertambangan pun sulit mendata perusahaan yang mengajukan izin meningkatkan operasional eksplorasi menjadi eksploitasi. Sebab proses pengajuannya rancu.

Bangun mengatakan perusahaan mengurusi izinnya langsung ke pemerintah kabupaten. Padahal menurut Undang Undang Otonomi Khusus, mereka harus mengurus izin ke Gubernur Papua. Sebab Gubernur Papua yang berhak menerbitkan izin pertambangan.

"Papua kaya akan potensi mineral dan batu bara namun hingga kini belum ada perusahaan yang melakukan eksploitasi terhadap kekayaan tersebut," kata  Bangun di Jayapura, Rabu (21/1/2015).

Menurutnya, rata-rata izin eksplorasi itu mencari potensi emas yang tersebar di beberapa lokasi seperti  Sarmi, Waropen, Nabire, dan Mimika. Sementara batu bara berada di kawasan Mamberamo dan nikel di Kabupaten Jayapura.

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.