Aksi

DPR Papua Didesak Bentuk Tim Investigasi Penembakan di Paniai

Aksi Demo Solidaritas Korban Penembakan di Paniai di Halaman Kantor DPR Papua, Selasa (9/12) – Jubi/Arjuna
Jayapura, Jubi – Solidaritas Korban Penembakan di Paniai,  mendesak DPR Papua membentuk tim investigasi, kasus penembakan yang menewaskan lima warga Enarotali, Paniai, Senin (8/12).
Desakan itu disampaikan ratusan massa yang tergabung dalam Solidaritas Korban Penembakan Paniai, dan dikoordinir Agus Kadepa, ketika melakukan demo damai ke DPR Papua, Selasa (9/12).
“Tuntutan utama kami adalah mendesak DPRP segera membentuk tim investigasi. TNI dan Polri segera bertanggungjawab atas kasus tersebut. Tarik Pasukan TNI/Polri. Pemerintah Harus Beranggungjawab,” kata Agus Kadepa dalam orasinya.
Ada enam poin pernyataan sikap pihaknya. Pertama, mendesak DPR Papua membentuk tim investigasi untuk mengusut penembakan lima warga Paniai. Kedua, meminta TNI dan Polri bertanggungjawab atas lima nyawa yang dengan sewenang-wenang dibunuh menggunakan alat negara. Ketiga, tarik militer yang berlebihan di Paniai.
“Keempat, buka ruang demokrasi di Papua. Kelima, kebebasan berkumpul dan berekspresi adalah hak setiap warga negara dan keenam, mengutuk keras semua tindakan pembunuhan yang dilakukan dengan unsur sengaja,” ucapnya.
Usai berorasi massa menyerahkan pernyataan sikap mereka kepada sejumlah anggota DPR Papua yang menerima kedatangan mereka diantaranya, Ruben Magay, Nason Utti, Natan Pahabol, dan Gerson Soma.
Ruben Magay berjanji, DPR Papua akan membentuk dua tim investigasi yakni untuk melakukan ivestigasi ke Kabupaten Puncak dan Kabupaten Paniai.
“Kami meminta pendemo mengusulkan tiga orang perwakilannya bergabung dalam tim untuk sama-sama tim DPRP ke dua tempat itu. Dari situ akan ada rekomendasi yang diajukan ke pihak terkait. Entah presiden, Kapolda, atau Pangdam. Fungsi DPR mengawasi, dan menfasilitasi. Ada pihak yang lebih bertanggungjawab,” kata Ruben Magay. (Arjuna Pademme)


Sumber : www.tabloidjubi.com

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.