Berita

Sarce Saflesa : Perempuan Sorsel Berduka

( Sarce Saflesa , Tokoh PerempuanTehit Sorsel )
Sorong, Jubi – Dari 20 Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Sorong Selatan (Sorsel ) Periode 2014-2019 yang dilantik pada Rabu,(22/10), hanyab terdapat dua orang keterwakilan perempuan, yang menduduki kursi legislatif. Ini jelas jauh dari harapan dan tidak memenuhi kuaota 30 persen yang diisyaratkan  undang-undang khususnya di Kabupaten Sorsel .
Dua orang perempuan yang menduduki kursi legislatif DPRD Kabupaten Sorsel, yakni Beatrix Krimadi Kaliele dari Partai Golongan Karya. Kemudian Salomina Salamuk dari Partai Demokrat daerah pemilihan 3. Keterwakilan mereka ini berbanding terbalik pada periode 2009 /2014 lalu yang mana jumlah kursi bagi keterwakilan perempuan Sorsel, yaitu 4 kursi.
Salah satu dari dua perempuan Sorsel yang masuk ke legislatif DPRD Sorsel periode 2014/2019 Beatrix Krimadi Kaliele mengaku optimis meski hanya berdua dari kaum perempuan, namun dirinya yakin mamapu memperjuangkan hak-hak perempuan Tehit yang selama ini hilang.
“Kemudian menampung aspirasi masyarakat yang akan diusulkan ke dewan dan sidang-sidang paripurna. Meski kami hanya dua orang, Tapi saya optimis mampu berbicara banyak bagi kaum perempuan di wilayah Sorsel nanti,” kata Kaliele.
Salah satu tokoh perempuan Tehit Kabupaten Sorsel, Sarce Saflesa merasa sedih dan mengaggap, perempuan Sorsel. Sedang berduka dengan minimnya keterwakilan mereka di legislatif sebagai lembaga yang dinilai mampu mengakomodir kepentingan perempuan Tehit.
“Sebab saat ini mati suri seakan hak kaum perempuan di Sorsel, lantaran disodomi dengan kepentingan-kepentingin politik golongan. Sehingga hak suara mereka terabaikan. Saya sangat sedih, karena minimnya keterwakilan perempuan. Kami perempuan Tehit sedang berdukan dengan keadaan ini ,” kata Saflesa.  (Ness Makuba)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.