Berita

Pasca Rusuh Pengamat Takut Partai Usiran

Suasana Usai Perkelahian Antara Persipura dan Arema Yang Berakibat Rusuh (Jubi/Roberth Wanggai)
Jayapura, Jubi – Pengamat sepakbola Papua, Niko Dimo menilai kerusuhan yang terjadi pasca digelarnya lanjutan 8 besar Indonesia Super League (ISL) antara tuan rumah Persipura vs Arema Cronous Malang, di Stadion Mandala Jayapura-Papua, Selasa (21/10) dikhawatirkan merugikan Persipura. Bahkan yang paling dikuatirkan jika sangsi yang dijatuhkan Komisi Banding PSSI adalah partai usiran.
“Sanksi yang kita takutkan adalah berupa usiran, karena menyangkut keterlibatan penonton,” kata Niko Dimo di Kantor KONI Papua, APO Jayapura, Rabu (22/10).
Pria yang pernah menjadi penjaga gawang Persipura itu mengharapkan ada mujizat agar tidak ada sangsi  berlebihan terhadap Persipura.
Dikatakannya bahwa Komisi Banding PSSI setelah mendapatkan laporan dari pengawas pertandingan dan wasit yang pimpin pertandingan serta PSSI Pers, diharapkan mereka tidak memberi laporan yang berlebihan.
“Kita berdoa saja, mudah-mudahan komisi banding PSSI bisa bijaksana,” katanya lagi. Sebelumnya Ketua Panitia Pelaksana ISL Persipura, Fachrudin Pasolo mengatakan selama 20 tahun dia berkiprah di panitia, ia menjamin partai usiran tidak akan ada.
“Partai usiran pasti tidak, tapi kemungkinan tanpa penonton itu ada. Manual ini bilang pasal berapa saya sudah hafal. Ini yang jelas pasti sangsi” kata Pasolo. (Roberth Wanggai)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.