Berita

Septer Manufandu: Pasar Youtefa Tak Ekonomis

J. Septer Manufandu, Direktur Eksekutif JERAT – Jubi/Aprila
Jayapura, Jubi – Sekretaris Eksekutif Jaringan Kerja Rakyat (JERAT) Papua, J. Septer Manufandu mengatakan, Pasar Youtefa secara ekonomi tak ekonomis.
“Secara sosial juga tidak menempatkan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan,” kata Septer saat ditemui Jubi di kantornya di Kampkey, Kota Jayapura, Papua, Jumat (26/9).
Menurut Manufandu, banjir dan yang menjadi korban masyarakat, yang ada di lingkungan itu yang berinteraksi langsung dengan aktivitas pasar. Ini yang dimaksud dengan secara ekonomi tak ekonomis.
Selain itu juga, kata Manufandu, di daerah Pasar Youtefa seharusnya dijadikan tempat penampungan air yang kemudian ada perlakuan-perlakuan khusus sebelum dilepaskan ke Teluk Youtefa.
“Kita bisa lihat saja hari ini, kalau satu sampai dua jam hujan, pasti Pasar Youtefa banjir sebagai akibat dari penyangga-penyangga pendukung yang dulunya ada, hari ini telah ditebang,” kata Manufandu.
Menurut Manufandu, penyangga-penyangga pendukung yang dimaksud adalah wilayah-wilayah yang dulunya hutan, wilayah perembesan air sekarang dibangun. Ketika hujan, air akan mencari tempat yang rendah, akibatnya beberapa tempat akan kebanjiran. Parahnya, Pasar Youtefa tidak punya saluran irigasi yang baik yang kemudian terjadi peluapan ke badan jalan.
“Sehingga menurut saya ke depan, pemerintah Kota Jayapura harus tegas untuk melakukan pembangunan bangunan-bangunan liar dan juga penegasan terhadap pemberian ijin mendirikan bangunan yang tidak pada tempatnya,” kata Manufandu.
Terkait kondisi Pasar Youtefa, Kristin, salah satu pembeli yang ditemui Jubi mengatakan, pihaknya sangat terganggu dengan kondisi pasar yang memprihatinkan karena tidak terawatt tetapi tidak ada pilihan lain baginya untuk berbelanja.
“Ini pasar terdekat dari rumah saya dan harga barang relative murah. Hanya kalau sudah hujan semalam, saya berpikir untuk tidak berbelanja ke Pasar Youtefa dulu,” kata Kristin, Jumat (26/9). (Aprila Wayar)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.