Berita

Sagu Papua Dilirik, 112 Miliar Digelontorkan Indonesia untuk Investasi Pabrik Sagu

Warga Papua sedang pangkur sagu.
 Foto: internasiolokalitas.wordpress.com.
Jayapura, MAJALAH SELANGKAH -- Papua yang terkenal dengan Sagu sebagai salah satu makanan pokok kini mulai dilirik Indonesia sebagai salah satu potensi tersembunyi yang dapat mendatangkan devisa bagi negara.

Tak tanggung-tanggung, Rp 112 miliar dikeluarkan negara untuk investasi pabrik ini. Ini karena pulau Papua menjadi pulau dengan kekayaan sagu terbesar di dunia.

Dilansir Merdeka.com edisi 4 September 2014, perusahaan BUMN kehutanan, PT Perhutani (Persero) tengah membangun pabrik sagu sebagai bisnis baru Perhutani. Ini dilakukan setelah mendapatkan restu dari pemerintah dan Kementerian BUMN untuk mengelola lahan seluas 15.000 hektar di kawasan Distrik Kais, Kabupaten Sorong Selatan.

"Dengan investasi sekitar Rp 112 miliar, pabrik ini akan menjadi pabrik sagu modern pertama di Indonesia," ujar Direktur Utama Perhutani, Bambang Sukmananto kepada Merdeka.com dari Sorong, Kamis (4/9).

Bambang Sukmanyanto menjelaskan, salah satu yang terberat dalam pembangunan pabrik sagu adalah meyakinkan masyarakat adat Papua.

"Kita menjelaskan, kami datang bukan untuk mengeksploitasi sumber daya alam, tapi untuk membantu ketahanan pangan. Proses ini cukup panjang, intinya untuk meyakinkan masyarakat," kata dia.

Untuk diketahui, saat ini, pembangunan pabrik 60% sudah selesai. Diperkirakan, mulai Maret 2015, pabrik ini akan mulai beroperasi dengan kapasitas produksi 30.000 ton sagu per tahun. (BT/014/Merdeka.com/MS)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.