Berita

Pemerintah Indonesia Berniat Bunuh OAP Kalau Tolak Draf Otsus Plus

Ketua MRP, Timotius Murib. (Jubi/Aprilia)
Abepura, Jubi – Ketua Majelis Rakyat Papua (MRP), Timotius Murib, mengungkapkan  pemerintah Indonesia melalui DPR, dapat dikatakan membunuh Orang Asli Papua (OAP) jika sampai  menolak draf Otonomi khusus Plus yang diajukan pemerintah provinsi Papua.
“Kalau tidak menerima, tidak disahkan pada 30 November nanti, orang Indonesia punya niat  bunuh orang Papua,”ungkap Timotius Murib kepada awak media di Kantor MRP, Kotaraja, Kota Jayapura, Papua, Jumat (26/9).
Karena, menurut Murib, penolakan akan membatasi kewenangan dan niat pemerintah Papua merubah nasib orang Papua. Orang Papua yang ingin menjadi tuan di negeri sendiri tidak akan terwujud. Orang Papua akan terus menjadi miskin dari waktu ke waktu di segala bidang kehidupan.
Kalau orang Papua terus menjadi miskin, kata Timotius, angka kemiskinan, buta aksara terus meningkat. Pemerintah Indonesia mestinya harus menjadi malu rakyat Papua yang kaya raya dengan sumber daya alam,  tapi  terus miskin dalam pemerintahan Indonesia.
Menurut Murib, ada keuntungan yang sangat luar biasa jika draf UU Otsus Plus itu disahkan; orang Papua akan menikmati kehidupan yang layak sebagai warga negara dalam pemerintah Indonesia, bendera merah putih terus berkibar dan perekonomian orang Papua pun akan meningkat.
“Kalau kewenangan itu diberikan, pendapatan rakyat Papua itu akan meningkat. Kalau diberi kewenangan, pendapatan Papua menjadi 65 triliun,”katanya. (Mawel Benny)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.