Alam

Jelang Sail Raja Ampat, Penumpang Kapal Mulai Membludak

Ilustrasi Sail Raja Ampat (Foto: IST/BBM)
Jayapura, 20/8 (Jubi) – Menjelang puncak pelaksanan Sail Raja Ampat, penumpang kapal penyeberangan ke Raja Ampat, Sorong, Papua Barat membludak.
“Saya kaget dengan membludaknya penumpang yang hendak ke Raja Ampat. Dua kapal yang akan berangkat kemarin sudah penuh tetapi penumpang rela berdesakan dan berdiri di atas kapal selama perjalanan ke Raja Ampat,” ungkap Alex Mambrasar, salah satu wisatawan lokal asal Kota Jayapura kepada tabloidjubi.com melalui telepon seluler, Rabu (20/8).
Sail Raja Ampat yang awalnya direncanakan akan digelar pada Juli 2014 lalu, terpaksa diundur hingga menjadi tanggal 19 Agustus  2014 karena bertepatan dengan pelaksanaan Pemilu Presiden 2014.
Puncak dari ajang ini, rencananya akan dihadiri Presiden Republik Indonesia, Soesilo Bambang Yudhoyono, pada  23 Agustus 2014 mendatang.
Alphius Kaburu, Kepala Bagian Pelabuhan Laut, Dinas Perhubungan, Kabupaten Raja Ampat, kepada wartawan mengatakan, animo masyarakat ke Raja Ampat memang sangat tinggi menjelang Sail Raja Ampat.
Hal itu bisa dilihat dari banyaknya penumpang pada empat kapal penumpang yang berlayar dari Sorong ke Raja Ampat.
“Empat kapal penumpang dari sorong tujuan Raja Ampat dengan kapasitas maksimal mencapai empat ratus orang sudah penuh semua,” ungkap Alphius.
Lanjut Alphius, total masyarakat yang ke Waisai menjelang perhelatan Sail Raja Ampat ini mencapai seribu orang lebih. Baik itu turis lokal, nasional bahkan turis mancanegara.
Alasannya pun cukup beraram, ada yang sekedar ingin  melihat Presiden SBY dari dekat, ada yang datang untuk mengikuti trip gratis ke tempat-tempat wisata di Raja Ampat.
“Raja Ampat adalah surga dari Papua Barat. Bagaimana tidak, kini keberadaannya sudah mendunia. Keindahan wisatanya dan kearifan lokalnya mampu membius para wisatawan untuk datang dan kembali ke Kabupaten Bahari ini,” kata Alphius lagi. (Jubi/Aprila)

Sumber : www.tabloidjubi.com

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.