Berita

Di Kota Jayapura, 30 Balita Tewrkena Wabah Muntaber - Diare

IGD RSUD Abepura Dipenuhi Pasien Diare Balita (Jubi/Aprila)
Jayapura, 20/8 (Jubi) – Sebanyak 30 bayi (balita) di wilayah Kota Jayapura dan sekitarnya terkena wabah muntaber dan penyakit infeksi saluran pencernaan atau yang dikenal dengan nama diare. Saat ini mereka terbaring dan mendapat perawatan di RSUD Abepura, Kota Jayapura, Papua.
“Dalam tiga hari berturut-turut, pasien balita yang terkena muntaber terus berdatangan ke rumah sakit,” kata Kepala Keperawatan IGD RSUD Abepura, John Akobiarek kepada wartawan di Kota Jayapura, Papua, Rabu (20/8) siang.
Sedangkan pasien khusus menyangkut penyakit infeksi saluran pencernaan atau yang dikenal dengan nama diare, kata John, memang pasien sudah masuk sejak tiga hari lalu, sehingga langsung ditangani. Tapi bila masih dapat diatasi pihak keluarga, dalam arti masih bisa makan dan minum, dianjurkan dirawat jalan saja.
“Sedangkan yang kondisinya sudah mengalami dehidrasi, terpaksa dirawat inap. Tapi yang menjadi kendala bagi kami di RSUD Abepura, ruangan anak sementara direhab. Akibatnya, kapasitas tampungnya pun terbatas. Kami di IGD sudah dua hari merawat pasien,” jelas John.
Data yang didapat tabloidjubi.com, pasien muntaber pada balita yang sedang dirawat di IGD ada 17 orang, yang dirawat di ruang anak ada enam orang, sedangkan yang rawat jalan berjumlah tujuh orang. “Kapasitas tampung terbatas tetapi sedang diupayakan penambahan satu ruangan lagi kalau pasien terus bertambah,” ungkap John saat ditemui di ruang kerjanya.
Terkait kasus muntaber ini, Direktur RSUD Abepura, John Manangsang yang ditemui tabloidjubi.com di Abepura membenarkannya. “Ini ada outbreak dari kasus diare akut di Abepura dan sekitanya, terutama pada anak-anak. Saya sudah siapkan semuanya, terutama kesiapan tenaga yang menerima pasien,” katanya.
Sebab menurut Manangsang, kasus diare memiliki limit waktu yang sangat pendek. “Jadi, kalau tak cepat, vena-venanya menjadi sangat tertutup lalu kolaps, sehingga sulit memasang infuse. Oleh karena itu, teman-teman perawat di sini, kami minta yang cekatan,” ujarnya. (Jubi/Aprila)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.