Berita

Uncen Masih Mencari Payung Hukum Akomodir Cama Papua

Rektor Uncen Saat Menjawab Aspirasi Mahasiswa (Jubi/Aprila)
Jayapura, 18/7 (Jubi) – Pembantu Rektor III Bidang Kemahasiswaan Universitas Cenderawasih (Uncen), Freddy Sokoy mengatakan pihaknya masih mencari payung hukum untuk mengakomodir calon mahasiswa (cama) Papua yang tak lulus dalam tahapan tes masuk perguruan tinggi negeri Tahun Ajaran 2014/2015.
“Kami harap, kalian percaya pada pimpinan dan mekanisme. Apa yang kalian minta sudah kami pikirkan dan kami sedang mencari payung hukum yang bisa mengakomodir calon mahasiswa asli Papua ini,” kata Freddy di hadapan pendemo dari Solidaritas Mahasiswa Uncen Peduli Orang Asli Papua (SMUP OAP) yang memalang gapura Uncen, Perumnas III Waena, Jayapura, Jumat (18/7)
Menurut Freddy, kehadiran Rektor Uncen, Karel Sesa bersama jajarannya dalam aksi mahasiswa saat ini merupakan bentuk kepedulian Uncen pada aspirasi mahasiswanya. Sehingga dia meminta mahasiswa untuk bisa memahami mekanisme internal kampus yang sedang dijalani, karena bukan hal yang mudah meminta pusat memahami situasi di Papua, walau akhirnya mendapat 71 persen tempat bagi orang asli Papua.
Pembantu Rektor I Uncen, Onesimus Sahuleka mengatakan, mekanisme kelulusan adalah solusi nasional. Hasil tes diperiksa secara komputerisasi di Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya, lalu diumumkan hasilnya. Memang harus diakui, hasil tes nasional, hampir semua program studi diisi orang non Papua dari luar Papua.
“Untuk hasil itu, Rektor Uncen telah menghadap DIKTI untuk tempat yang lebih banyak bagi calon mahasiswa asli Papua dan hasil tahun ini, kita terima 71 persen Orang Asli Papua dan 29 persen orang non Papua,” kata Onesimus. (Jubi/Aprila)

Sumber : www.tabloidjubi.com

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.