search tickets in here

Kata Kapolda Papua, Akan Tindak Tegas Kriminal Bersenjata

Kapolda Papua Sebelumnya, Irjen (Pol) Tito Karnavian Bersama Kepolda Papua Yang Baru Brigjen (Pol) Yotje Mende. (Jubi/Arjuna)
Jayapura, 18/7 (Jubi) – Kepala Kepolisian (Kapolda) Papua yang baru, Brigair Jenderal (Pol) Yotje Mende yang tiga hari lalu menggantikan pejabat sebelumnya Inspektur Jederal (Pol) Tito Karnavian menyatakan akan menindak tegas para oknum pelaku kriminal bersenjata di Papua.
“Tindakan oknum-oknum tersebut merusak tatanan bangsa dan negara. Prinsip saya, kita akan selalu berpegang teguh pada negara kesatuan kita. Siapapun yang ganggu keamanan akan ditindak tegas, tentunya kita akan mengajak TNI dan Pemerintah Daerah,’’ kata Yotje Mende,Jumat (18/7).
Selain itu menurutnya, guna menindaklanjuti dua penembakan di wilayah Pegunungan Papua Puncak Jaya dan Lanny Jaya dalam dua hari terakhir, sudah ada tim gabungan Polisi dan TNI yang diturunkan untuk menyelidiki kedua kasus tersebut.
“Tim dipimpin Direktur Reserse dan Kriminal Umum Polda Papua Kombes Pol Dwi Priyanto. Jadi tim sudah turun untuk menyelidiki kedua kasus tersebut dan diback up satu sst pasukan pengamanan. Tapi saya belum bisa menyebut siapa pelaku dan motif dibalik dua penembakan itu,” ujarnya.
Setelah terjadi penembakan terhadap warga sipil di Kalomen, Puncak Jaya, kejadi serupa kembali terulang di Tiom, Lanny Jaya, Kamis (17/7). Korban adalah seorang tukang ojek asal Probolinggo Jawa Timur, Nasito (45) yang merupakan warga Kampung Yokobag. Ia ditembak penumpangnya yang diduga bagian kelompok kriminal bersenjata di wilayah itu.
Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Papua, Ajun Komisaris Besar (Pol), Sulistyo Pudjo mengatakan, penembakan terjadi di Kampung Dogome, Distrik Tiom, Kabupaten Lanny Jaya.
“Korban tewas ditempat setelah tertembak di kepala bagian belakang tembus pipi kiri. Pelaku diduga dari kelompok kriminal bersenjata di wilayah itu,” kata Pudjo, Jumat (18/7).
Menurutnya, kronologis kejadian berawal ketika korban yang berprofesi sebagai tukang ojek sedang mengantar penumpang dari Distrik Tiom menuju Distrik Malagaineri. Setelah sampai ditempat tujuan, ia kembali mengantar penumpang ke Tiom.
“Sesampainya di lokais kejadian, korban ditembak. Setelah mendapat laporan, kepolisian setempat langsung menuju tempat kejadian perkara. Di lokasi ditemukan selongsong peluru jenis senjata FN dengan jarak sekitar satu meter dari tubuh korban,” ujarnya. (Jubi/Arjuna)

Sumber : www.tabloidjubi.com

Post a Comment

1 Comments

  1. PENEMBAKAN YANG TERJADI DI KESELURUHAN WILYAH PAPUA ADALAH MURNI DARI TENTARA PEMBEBASAN NASIONAL PAPUA BARAT DENGAN TUJUAN UNTUK MENUNTUT KEDAULATAN YANG PERNAH DI RAMPAS DAN DI TAHAN OLEH KAUM PENJAJAH KOLONIALISME DAN KAPITALISME INDONESIA.DAN PERJUAN RAS MALANESIA BANGSA PAPUA BARAT IALH BUKAN BARU INGIN MERDEKA YA..HANYA KAMI MENUNTUT KEDAULATAN YANG PERNAH DI MAKSUKAN DALAM BINGKAI NKRI DENGAN KEKUATAN MILITER,DI BAHWA KEBRUTALAN KAUM PENJAJAH KOLONIALISME DAN KAPITALISME INDONESIA.PERLAWANAN TENTARA PEMBEBASAN NASIONAL BANGSA PAPUA BARAT INI BENAR-BENAR MAU MENGHANCURKAN KAUM PENJAJAH YANG MERAJALELA DI ATAS MUKA BUMI PAPUA BARAT.
    FREE WEST PSPUA.

    ReplyDelete