Berita

Pertemuan Bem FK Uncen dan Orang Tua/Wali Mahasiswa Diwarnai Protes

Suasana aksi protes oleh SMKP-FK Uncen (Jubi/Mecky)

Jayapura, 19/6 (Jubi) – Pertemuan antara Badan Eksekutif Mahasiswa dan Dewan Perwakilan Mahasiswa Fakultas Kedokteran (BEM-DPM FK) Universitas Cenderawasih yang menghadirkan orang tua/wali mahasiswa guna mengklarifikasi pemalangan fakultas yang mengakibatkan aktivitas kuliah tidak berjalan normal, diwarnai aksi protes.

Alfares Kapisa yang mengaku sebagai mahasiswa FK Uncen angkatan 2009 mengatakan rangkaian aksi demo yang selama ini terjadi merupakan hal yang biasa, tetapi sebenarnya merugikan pihak lain yang ingin belajar.

“ Aksi ini juga tidak murni tetapi sedang dipolitisir oleh kelompok tertentu. Masak tuntutannya, dari 14 point yang dibagikan sampai minta dekan diganti” imbuhnya di hadapan para orang tua/wali dan mahasiswa-mahasiswi FK Uncen, mahasiswa Koas serta para dokter dalam pertemuan “Menjelaskan Dinamika Yang Terjadi di Fakultas Kedokteran” yang diselenggarakan oleh BEM-DPM FK Uncen, Rabu (18/6) kemarin.

Menanggapi hal itu, Benyamin Lagoan, ketua Solidaritas Mahasiswa Kesehatan Peduli Fakultas Kedokteran (SMKP-FK) Uncen Papua, melontarkan protes .

Bela, sapaannya dan beberapa mahasiswa kedokteran menilai, Alfares Kapissa tidak lagi tercatat sebagai mahasiswa fakultas kedokteran Uncen karena sudah tiga tahun tidak kuliah.

Leo Himan, Ketua Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM) Uncen dalam kesempatan itu menyampaikan kekesalannya karena pertemuan yang melibatkan orang tua/wali mahasiswa itu tidak ada komunikasi dengan pimpinan mahasiswa tingkat universitas,

”Tetapi sangat disayangkan kalau BEM Fakultas mengatakan pertemuan dengan orang tua tanpa koordinasi dengan pimpinan mahasiswa tingkat universitas” pungkasnya. (Jubi/Mecky)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.