Berita

Inilah Ancaman Yang Mungkin Terjadi di Pilpres

Rakor Jelang Pilpres di Pemkot Jayapura (Jubi/Sindung)

    Jayapura, 16/6 – Dalam rapat koordinasi jelang pemilihan presiden (Pilpres) di wilayah pemerintah Kota Jayapura, Kapolresta Jayapura, AKBP Alfred Papare mengemukakan adanya beberapa ancaman yang mungkin terjadi dalam pelaksanaan Pilpres pada Juli mendatang.
    “Adanya kerjasama organisasi politik dan organisasi Kriminal Sipil Bersenjata (KSB) untuk melakukan upaya pemboikotan Pilpres,” tegas Papare dalam rakor jelang Pilpres pemerintah Kota Jayapura, di GSG Kantor Walikota Jayapura, Senin (16/6).
    Menurut Papare, ada beberapa usaha dilakukan yang terpantau pihaknya kerjasama seperti aksi corat-coret di berbagai sudut kota dengan ajakan boikot pemilu dan upaya pengerusakan surat suara dengan menuliskan kata referendum saat dibilik suara, serta mem-broadcast pesan pendek lewat handphone kepada ke masyarakat Papua untuk tidak memilih presiden, sebab rakyat Papua sudah punya presiden sendiri.
    “Yang miris upaya pengumpulan dana untuk pembelian senjata ke negera sebelah bagi kelompok KSB untuk mengagalkan Pilpres,” ungkap Papare.
    Kepala Staf Kodim 1701 Jayapura, Hendrik Mote mengemukakan, pihaknya siap untuk mem-backup pelaksanaan Pilpres. “TNI siap membantu kepolisiaan dalam pengamanan Pilpres,” tegasnya.(Jubi/Sindung)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.