Berita

Bupati Biak, Yesaya Sombuk Ditangkap KPK di Jakarta

Ilustrasi Korupsi. (Jubi/Arjuna)

    Jayapura, 17/6 (Jubi) – Bupati Biak Numfor, Yesaya Sombuk dikabarkan ditangkap Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) di salah satu hotel di Jakarta, Senin (16/6) malam kemarin. Belum dikatahui motif kasus dibalik penangkapan yang bersangkutan.
    Kepala Kejaksaan Tinggi (Kajati) Papua, Maruli Hutagalung ketika dikonfirmasi wartawan mengatakan, belum mengetahui secara kebenaran informasi penangkapan Yesaya Sombuk. “Saya baru sebatas dengar kalau yang bersangkutan ditangkap KPK. Saya dengar kabar itu tadi malam, tapi belum tahu kepasatianya,” kata Maruli, Selasa (17/6).
    Namun ia tak menampik jika Kejaksaan Tinggi (Kejati) Papua beberapa waktu lalu memeriksa yang bersangkutan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi dana blockground Dinas Pendidikan dan Pengajaran (P dan P) Kabupaten Supiori tahun 2012 sebesar Rp. 10,3 miliar dimana ketika itu Yesaya Sombuk menjabat sebagai Kepala Dinas P dan P setempat.
    “Memang Kejati Papua sudah memeriksa dia, 22 Mei lalu, namun masih sebagai saksi, tapi nanti tentu akan berkembang, apalagi dia saat itu pejabat utama dilingkungan P dan P. Dana yang diduga dikorupsi dialokasikan untuk rehabilitasi beberapa sekolah yang ada di Supiori, Namun tidak ada rehabilitasi sekolah, tapi dana dicairkan,” ujarnya.
    Menurutnya, dalam kasus ini sudah ada dua orang yang ditetapkan sebagai tersangka yakni Pegawai Negeri Sipil (PNS) di lingkungan Dinas P dan P Kabupaten Supiori serta kontraktor yang mengerjakan rehabilitasi sekolah itu. “Saya sebut inisial saja. PNS itu inisialnya TTA dan kontraktornya SI. Kedua orang ini sudah tersangka,” katanya.
    Seperti dilansir dari pemberitaan sejumlah media, KPK dikabarkan melakukan operasi tangkap tangan (OTT) terhadap Bupati Biak Numfor, Yesaya Sombuk di sebuah hotel di Jakarta, Senin (17/6) malam.
    Dalam penangkapan itu, KPK menyita uang tunai dalam bentuk dolar Singapura dan miliaran rupiah. Beredar kabar, uang itu ada kaitannya dengan program pembangunan daerah tertinggal (PDT).(Jubi/Arjuna) 

    Sumber : www.tabloidjubi.com

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.