Dua Oknum Polisi Tertangkap Di Areal Bandara Mimika

Barisan Siswa yang masih dalam Pendidikan (Jubi/Indrayadi TH)
Jayapura 24/2 (Jubi) – Dua oknum anggota polri berpangkat Brigadir Polisi Satu dan Brigadir Polisi di tangkap, karena di duga akan mengirim cairan konsentrat (cairan pembersih berkonsntrasi tinggi)keluar wilayah Kabupaten Mimika.
Kabid Humas Polda Papua, Kombes (Pol) Sulistyio Pudjo Hartono membenarkan adanya dua oknum anggota polisi yang ditangkap dan hingga kini masih didalami tindakan dua oknum tersebut.
“Anggota itu bukan mengambil kabel, tapi untuk mengirim cairan konsentrat yang tabung lama, itu bukan tabung baru. Mungkin mereka pikir tabung lama ada cairan konsentratnya. Pipa yang lama itu di ambil sama dia (oknum polisi-red),” kata Pudjo, Senin (24/2).
Saat ada patroli dari anggota bandara, lanjut Pudjo, kedua oknum tersebut tertangkap dan sekarang sedang di proses oleh Polres Mimika. “Inisialnya belum ada, yang penting dia anggota yang sedang berusaha mengambil pipa dan ditangkap oleh patroli. Oknum anggota tersebut satu dari Mimika dan satunya dari anggota penugasan, kami belum dapat konfirmasi data tapi yang jelas ada,” ujarnya.
Sementara itu Kapolres Mimika, AKBP Jermias Rontini, menampik bahwa tidak ada anggotanya yang diperiksa terkait informasi adanya oknum polisi masuk dalam bandara Mimika pada hari Minggu (23/2) malam kemarin.
“Itu bukan anggota Brimob Detasemen B tetapi anggota Satgas Detasemen C BKO dari Sorong. Yang periksa Provost Brimob Den B, Mimika,” kata Jeremias, melalui telepon selulernya kepada media ini, Senin (24/2).
Dikatakan Jeremias, oknum anggota Polri tersebut belum melakukan apa-apa, melainkan baru mempunyai niat dengan memasuki Bandara Mimika yang lama dan ditangkap oleh security bandara.
“Sama security internal. Dua-duanya anggota Detasemen C Sorong dan masih didalami maksudnya masuk ke areal bandara itu untuk apa. Hingga saat ini masih diperiksa Provost Brimob Detasemen B Mimika,” tuturnya.
Jeremias menyerahkan pemeriksaan dua oknum ini ke Brimob Detasemen B Mimika karena Brimob Den B tersebut mempunyai kewenangan sendiri. “Detasemen B kan punya provos dan mempunyai kewenangan untuk memeriksa dua anggota tersebut. Tidak ada barang bukti dari dua oknum tersebut. Mereka kan hanya niat,, cuma karena masuk areal makanya ditangkap,” tegasnya. (Jubi/Indrayadi TH)

Share:

Search This Blog

Support

Facebook