Berita

Bentrok Warga di Kelurahan Mimika Baru, Mimika Tiga Luka, Empat Rumah Dibakar Massa

Mimika - Dua kelompok warga terlibat bentrok di Kompleks Makarena, Kelurahan Mimika Baru, Kabupaten Mimika, Sabtu (9/10), sekira pukul 24. 00 WIT. Akibat insiden itu, tiga warga terluka terkena panah, sementara empat rumah, sepuluh kamar kos, dua bengkel, tiga roda empat dan dua roda dua, hangus dibakar massa.
Tiga korban luka yakni Yohanes Pinimet (26), Frans Ndikme (31) dan Tadius Beanal (23). Belum diketahui penyebab bentrok tersebut. Namun berdasarkan data yang diperoleh, bentrok antara dua kelompok dipicu minuman keras.
Berdasarkan informasi yang dihimpun SULUH PAPUA, rusuh bermula ketika sekelompok pemuda tengah asyik mengkonsumsi miras di rumah kos milik seorang warga Kompleks Makarena berinisial GW.  Karena sudah larut malam, GW kemudian meminta para pemuda itu untuk menyudahi pesta mabuk mabukan. Usai bubaran, para pemuda yang telah di pengaruhi minuman keras ini ternyata tidak pulang ke rumah. Mereka malah terlibat perselisihan dengan warga yang berdomisili di Jalan Trikora, Kelurahan Kwamki Baru. Ujungnya, terjadi perkelahian hebat disana.
Kepolisian Sektor setempat yang menerima laporan langsung mendatangi Tempat Kejadian Perkara (TKP) untuk mengamankan situasi. Sayang, akibat minimnya personil saat itu, kedua kelompok terus saja memanfaatkan situasi dengan saling serang menggunakan batu dan panah. Baku hajar itu berujung tiga terluka serius. Ketiga korban kemudian dilarikan ke Rumah Sakit Mitra Masyarakat (RSMM) untuk menjalani perawatan medis.
Belakangan, warga Jalan Trikora yang tidak menerima tiga rekan mereka babak belur, mengamuk dan mengejar kelompok pemuda mabuk hingga di depan Polsek Mimika Baru. Pengejaran itu lalu dihalau oleh kepolisian. Namun, massa yang tidak puas dan sudah dipenuhi amarah, berbalik ke Kompleks Makarena dan langsung membakar rumah milik seorang warga bernama Herman. Api yang sulit dipadamkan juga merembet ke rumah Barnabas serta menghanguskan kediaman punya GW.
Untuk menjinakkan api, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Mimika menerjunkan mobil tangki. Alhasil, bantuan itu dihalangi warga Jalan Trikora. Situasi baru reda setelah aparat dari Dalmas Polres Mimika tiba di lokasi.
Usai pembakaran, warga Jalan Trikora beramai-ramai memblokade ruas Jalan Trikora. Palang baru dibuka pada Minggu (10/11) pagi.
Wakil Kepala Kepolisian Resor Mimika, Kompol Wirasto Adi Nugroho mengatakan, pihaknya belum mengetahui penyebab bentrok. Polisi masih melakukan pemeriksaan terhadap para saksi di Polsek Mimika Baru.
Ia mengatakan, terdapat banyak versi dari peristiwa amuk warga. “Saat ini polisi hanya melokalisir lokasi agar tidak meluas. Polisi juga telah melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara. Belum dipastikan jumlah kerugian, tapi sejumlah ruko, bengkel, dan sekitar sepuluh rumah dibakar,” kata Nugroho kepada wartawan.
Nugroho menambahkan, pihaknya telah menggandeng tokoh masyarakat kedua kelompok agar menahan diri sampai persoalan ini selesai. “Akibat peristiwa ini, ruas jalan Trikora, Kwamki Baru dipalang warga. SD Inpres Kwamki Baru juga tidak melaksanakan aktifitas Kegiatan Belajar Mengajar pada Sabtu kemarin,” pungkasnya. (K5/R4/lo3)

Sumber : www.suluhpapua.com

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.