Berita

SBY Menandatangani Kerjasama Bilateral Dengan China Untuk Berinvestasi Di Papua

Gubernur Papua Lukas Enembe saat memberikan
 keterangan pers ke wartawan. (Jubi/Levi)
Jayapura - Presiden Republik Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono melakukan penandatanganan kerjasama bilateral dengan Presiden Republik Rakyat China (RRC) Xi Jinping tetang kegiatan investasi di Papua. Penandatanganan ini dilakukan pada saat kegiatan APEC berlangsung dan disaksikan langsung oleh Gubernur Provinsi Papua Luksa Enembe.
“Dalam kesepakatan kerjasama itu, Pemerintah China akan membantu membangun provinsi Papua. Dimana Pemerintah China akan membawa masuk dana yang cukup besar dengan masalah infrastruktur, energi, gas dan seterusnya. Kita harap hal ini bisa membawa perubahan di Papua,” kata Gubernur Papua Lukas Enembe kepada wartawan, di Jayapura, Rabu (9/10).
Dalam kegiatan APEC yang digelar di Nusa Dua Bali, semua kepala Negara berbicara mengenai pentingnya pendidikan, infrastruktur dan juga pembangunan ekonomi. “Negara lain sudah berpikir yang jauh. Akan tetapi kita masih berbicara lain. Oleh karena itu harus dikejar,” tambahnya.
Untuk itu, dengan investasi besar adalah peningkatan sumber daya manusia. Sebab dengan adanya perubahan global perubahan–perubahan yang dihadapi dunia dan terlebih khusus Papua. Sebab 21 kepala Negara yang hadir dalam KTT APEC mempunyai pandangan yang sama. Dalam  pembicaraan itu mereka lebih pada investasi dan juga berbicara tentang Papua. Oleh karena itu kita harus memberikan jaminan pengamanan kepada semua orang yang datang di Papua.  “Itu baru kita bisa maju. Kalau kita tidak aman, yaaa kita akan tetap begini dan tidak ada perubahan signifikan yang terjadi,” tukasnya.
Lanjutnya, sebenarnya banyak Negara yang berminat untuk menanamkan investasinya di Papua. Namun yang  sudah ditanda tangani adalah China. Negara berjuluk tirai bambu ini sudah siap mengucurkan dana sekitar Rp6 milliar Dollar atau Rp69 triliun. Dimana nantinya proyek ini akan dikucurkan dan difokuskan untuk pembangunan infrastruktur dan sumber daya alam Papua.
“Presiden China juga berkomitmen untuk membantu pembangunan infrastruktur di Papua dan juga nantinya Bank milik pemerintah China akan dibuka di Papua, untuk bekerjasama dengan Bank Papua. Ini merupakan hal yang luar biasa. Mereka sudah kelebihan duit, jadi mau bawa ke Papua. Apa yang mereka bangun sudah selesai dan tidak ada lagi. Mereka lebih lebih berani. Jadi saya pikir momentum ini kita jemput dengan baik untuk kemajuan Papua,” ujarnya.
Sementara itu, Vice President Direktur Group Chief Operating dan Financial Officer PT Indika Energy Tbk M.Arsjad Rasjid PM menjelaskan, saat ini mencoba membangun kerjasama antara China – Indonesia. Karena saat ini Pemerintah China pun sedang mencari. Negara ini sudah over capacity atau kelebihan kapasitas, sehingga harus juga mencari keluar untuk investasi.
“Setelah melihat ini, salah satu yang mereka sangat tertarik sekali ke Indonesia khususnya Papua. Dimana pembangunannya bisa membantu banyak. Dengan pengalaman China di bidang ekonomi dan pengalaman infrastruktur yang mereka lakukan dalam waktu 20 tahun dengan sangat cepat,” kata M.Arsjad Rasjid.
Fokusnya nanti adalah untuk membangun infrastrutur di Papua. Sebab dimanapun dan juga Indonesia sekalipun sekarang sektor infrastruktur terus didorong. Sebab kalau sampai infrastruktur terpenuhi tidaklah sulit.
“Nantinya ada dua infrastruktur yakni infrastruktur yang soft dan juga hard. Hard untuk pembangunan jalan, pembangkit listrik, pembangunan pelabuhan dan lainnya sedangkan soft Human Development Edukasi atau pembangunan sumber daya manusia. Dimana pembangunan untuk bekerjasama, bagaimana pembuatannya secara teknis. Jadi dua infrastruktur yang akan coba dibangun di Papua, yakni untuk pembangunan SDA dan SDM-nya. Namun demikian ini membutuhkan proses yang cukup panjang, dengan perencanaan awalnya harus dilakukan. Selain itu juga bagaimana proses kerjasama dengan pemerintah daerah untuk bagaimana melihat akan hal ini,” jelasnya. (Jubi/Alex)

About Karoba News

Media Online Seputar Ekonomi, Politik, Sosial, Budaya, Pendikan, dan Kesehatan di Tanah PAPUA !
Powered by Blogger.